Lumajang – Diberbagai momen yang terjadi di desa sumbermujur kecamatan candipuro kabupaten Lumajang (Jatim) diduga yang selalu dominan tampil didepan adalah Syafi’i mantan kades. Sedangkan Yayuk pejabat kades yang sekarang seperti wayang yang selalu ikut apa kata dalangnya. Sabtu (15/2/2025).
Hal itulah yang menjadi sorotan LSM-LIRA Lumajang dan berbagai kalangan masyarakat. Sesuai SK Bupati Lumajang kades terpilih desa sumbermujur adalah Yayuk bukan Syafi’i.
Dan yang mempunyai kewenangan mengambil kebijakan adalah pejabat kades yang sah bukan pejabat bayangan. Yang patut dipertanyakan adalah gila jabatan atau merasa nyaman dan ingin melanjutkan menggarong uang negara.
“Kami (LIRA) menduga adanya dinasti kekuasaan, seperti kerajaan yang rajanya turun temurun sampai ke anak cucunya.” Ujar Dendik wabup LIRA Lumajang.
Menurut Atim Sekda LIRA Lumajang itu sangat rentan dengan penyalahgunaan kewenangan dan bermuara kepada tindak pidana korupsi. Karena tidak akan transparansi dalam setiap kegaiatan, sebab yang mengelola semuanya diduga adalah lingkup keluarga mereka sendiri.
Hal ini terbukti saat adanya audensi dibaledesa sumbermujur (10/2/2025), yang tampil dominan untuk mengcanter setiap keluhan warga huntap adalah syafi’i bukan kades Yayuk.
Lanjut Atim sedangkang kapasitas syafi’i saat itu hanya sebatas penasehat kelompok masyarakat (Pokmas). Yang mempunyai kewenangan terbatas dan tidak bisa melebihi kades sebagai pengambil kebijakan yang mutlak.
LIRA Lumajang akan segera ber kordinasi dengan APIP {Aparat Pengawas Intern Pemerintah) agar menjadi perhatian khusus. Guna menghindari terjadinya matahari kembar dalam pemdes sumbermujur.
Pria yang berjenggot ini berasumsi terjadinya dinasti kekuasaan ini berpotensi untuk mengamankan dugaan korupsi yang terjadi di pemerintahan yang lalu.
“Inilah tupoksi kita sebagai kontrol sosial berlaku, karena kami menduga banyak para oknum sama tugas dengan kami yang masuk angin dan mengesampingkan tupoksinya.” Tegas Dendik.
Atim menambahkan, Hanya dengan recehan oknum kontrol sosial ini berusaha mempreming bahwa yang dilakukan oleh otak dari segala kebijakan di desa sumbermujur adalah benar dan sesuai aturan.
(Tim)


















