Jamidin Kepala SMKN 1 Kutacane : Saya Tidak Takut Sama Polda Aceh, Kalau Saya Tidak Salah

KUTACANE, KilasNusantara.id — Jamidin Kepala SMKN 1 Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara Tidak Takut Sama Polda Aceh Kalau Saya Tidak Salah.

Kepala sekolah SMKN 1 Kutacane tersebut menyebut dirinya tidak takut kalau tidak salah.

Sebelumnya Kepala SMKN 1 Kutacane menjadi perbincangan terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Pasalnya, hampir berkisar 8 tahun Jamidin menjabat sebagai Kepala Sekolah SMKN 1 Kutacane yang mengunakan Anggaran berkisar puluhan Miliar di SMKN 1 Kutacane yang dikelola. Namun, kini malah kepala sekolah tersebut nampak tidak pernah takut yang namanya pemeriksaan Anggaran di SMKN 1 Kutacane.

Ironisnya, malah Jamidin ketika Wartawan konfirmasi melalui WhatApp dan telpon, Jamidin malah memblokir HP Wartawan.

Lebih parahnya lagi, Jamidin pernah mengungkapkan kalau dirinya tidak pernah takut sama yang namanya pihak Aparat Penegak Hukum (APH) atau Tim dari Polda Aceh.

“Karna saya tidak pernah ada melakukan MarkUp atau mengolah Dana yang ada di SMKN 1 Kutacane,” ujar Jamidin.

Padahal jelas, sebagaimana Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik mengatur hak masyarakat untuk memperoleh informasi publik.

Namun, kelapa sekolah SMKN 1 Kutacane dianggap tidak mengindahkan akan undang-undang tersebut.

Ketua DPD LSM PENJARA Provinsi Aceh Pajri Gegoh Selian, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan Audit pengelolaan Dana SMKN 1 Kutacane.

“Kita minta Polda Aceh turunkan Tim Audit untuk melakukan pemeriksaan Dana yang dikelola kepala sekolah SMKN 1 Kutacane selama menjabat lebih kurang kurun waktu dalam 8 tahun belakangan diduga banyak MarkUp,” tegas Pajri Gegoh Selian, Selasa (28/1/2025).

(Ris/AD)