Gebyar Dies Natalis ke-17, RSUD Cicalengka Ajak Warga Selamatkan Nyawa 133 Pendaftar

Bandung || Kilasnusantara.id – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-17, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka menggelar kegiatan donor darah yang terbuka untuk masyarakat umum.

Kegiatan sosial kemanusiaan tersebut mendapat antusiasme tinggi, dengan tercatat sebanyak 133 orang mendaftarkan diri sebagai pendonor dan berhasil mengumpulkan sebanyak 101 labu darah.

Mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi untuk Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik”, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian RSUD Cicalengka terhadap kebutuhan ketersediaan darah sekaligus wujud nyata kontribusi rumah sakit dalam memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa semangat kepedulian dan solidaritas masyarakat terhadap sesama masih sangat kuat.

Meskipun tidak seluruh pendaftar dapat mendonorkan darahnya, capaian 101 labu darah menjadi kontribusi nyata yang diharapkan dapat membantu pasien-pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Direktur RSUD Cicalengka,  H. Yani Sumpena Muchtar, S.H., M.H.Kes., dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan donor darah tersebut.

Menurutnya, peringatan Dies Natalis ke-17 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan perkembangan RSUD Cicalengka, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan kepedulian masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini. Dari 133 orang yang mendaftar, berhasil terkumpul sebanyak 101 labu darah. Ini merupakan bentuk nyata solidaritas dan kepedulian sosial yang sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan darah,” ungkap Direktur RSUD Cicalengka.

Lebih lanjut, Direktur RSUD Cicalengka menegaskan bahwa tema Dies Natalis tahun ini memiliki makna penting, yakni membangun pelayanan kesehatan yang lebih baik melalui sinergi dan kolaborasi berbagai pihak.

“Kami menyadari bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak bisa dilakukan oleh rumah sakit sendiri. Dibutuhkan sinergi, kolaborasi, serta dukungan seluruh elemen masyarakat dan para pemangku kepentingan. Karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat,” lanjutnya.

Ia berharap, kegiatan donor darah tidak hanya menjadi agenda seremonial dalam rangka Dies Natalis, tetapi dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari budaya kepedulian sosial dan kemanusiaan.

Peringatan Dies Natalis ke-17 ini sekaligus menjadi momentum bagi RSUD Cicalengka untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan, memperkuat kualitas pelayanan, serta menghadirkan layanan kesehatan yang semakin optimal, humanis, dan dapat diakses oleh masyarakat.

Sebab, keberhasilan sebuah rumah sakit bukan semata-mata diukur dari perkembangan fasilitas dan sarana prasarana, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu memberikan manfaat, keselamatan, dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

101 labu darah yang terkumpul menjadi bukti bahwa semangat sinergi dan kolaborasi bukan sekadar slogan, melainkan dapat diwujudkan melalui aksi nyata untuk kemanusiaan.