BATURAJA-OKU KilasNusantara.id — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Menyambut Baik Rencana Seminar Mitigasi Banjir yang akan digelar Bakti Persada Masyarakat Sumatera Selatan (BPMS) pada 11 November 2026 Mendatang.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., saat menerima silaturahmi pengurus BPMS di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU, Senin (2/11/2026).
Seminar tersebut rencananya menghadirkan narasumber yang berkompeten khususnya dari kalangan profesor untuk mengkaji persoalan banjir dari berbagai aspek, mulai dari kondisi geologi, struktur tanah, topografi, drainase hingga dampak sosial dan ekonomi masyarakat.
Sekretaris BPMS Toni Panggarbesi, S.H., mengatakan seminar ini diharapkan menghasilkan kajian dan rekomendasi konkret yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam penanganan banjir.
Menanggapi rencana tersebut, Bupati OKU H Teddy Meilwansyaj mengapresiasi kepedulian BPMS. Menurutnya, banjir masih menjadi salah satu persoalan serius di OKU, terlebih setelah bencana banjir bandang pada 2024 yang berdampak luas terhadap pelayanan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.
Ia menjelaskan, persoalan banjir tidak bisa dilihat dari satu faktor. Perubahan tutupan lahan, kondisi kawasan hulu dan hilir, serta sistem drainase turut memengaruhi tingkat kerawanan banjir.

Pemkab OKU sendiri telah melakukan berbagai kajian bersama sejumlah lembaga, termasuk BRIN, BNPB dan IPB, sekaligus menyiapkan langkah mitigasi.
Di antaranya pembangunan sistem peringatan dini melalui alat pendeteksi kenaikan debit air sungai yang terhubung dengan Command Center, penyiapan jalur evakuasi dan dapur umum, hingga rencana pembangunan kolam retensi di kawasan Ogan Mati.
“Kita tidak berharap bencana itu terjadi. Namun, setidaknya berbagai langkah antisipasi sudah disiapkan untuk mengurangi risiko dan memitigasi dampaknya,” ujarnya.
Ia berharap seminar BPMS dapat melahirkan rekomendasi ilmiah dan solusi yang lebih komprehensif sehingga menjadi referensi penting bagi Pemkab OKU dalam menentukan kebijakan penanganan banjir ke depan.
Audiensi tersebut turut dihadiri Pembina BPMS Dr. Chairuman, Wakil Ketua Drs. Taufik Syahrial, Bendahara dr. H. Letizia Syarif, Anggota Ir. H. Zainal Arifin, serta Rektor Universitas Baturaja Ir. Lindawati MZ.
Sementara Bupati didampingi Asisten II Setda OKU Nanang Nurzaman, Kalaksa BPBD Drs. Januar Efendi, Kepala DLH Brigman, Kepala Dinas Perkim Muzaim Aliansya, Sekretaris Bapelitbangda Hanom Setiawan, serta TBUPP Dr. Munajat dan Reza Fahlevi.
(Ahmad S)



















