Bertepatan Dengan HUT Ke-62 Pemuda Pancasila, Menggelar Kejurkab E-Sport 2026 di Lumajang

Oplus_131072

Lumajang – Kilas Nusantara.id – Setidaknya kurang lebih ada sebanyak 360 pelajar dari berbagai sekolah di kabupaten Lumajang mengikuti Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) E-sport Lumajang 2026. Ajang kompetisi ini sekaligus digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Pancasila ke-67, para pelajar bersaing dalam dua cabang gim, yaitu Mobile Legends dan Free Fire, Minggu (01/11/2026).

Ketua MPC Pemuda Pancasila kabupaten Lumajang, Agus Setiawan (Samco) menyampaikan bahwa Panggung Kreativitas Pemuda
Kejurkab E-sport Lumajang 2026 tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga ruang bagi pelajar untuk menyalurkan minat, kreativitas, dan kemampuan strategi. Panitia menilai kegiatan ini sejalan dengan semangat pemuda untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk di bidang olahraga digital.

Peringatan HUT Pemuda Pancasila ke-67 melalui kejuaraan ini diharapkan menumbuhkan semangat persatuan, sportivitas, dan kerja sama di kalangan generasi muda. Para peserta juga diajak menjadikan e-sport sebagai wadah prestasi yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab. Kompetisi ini juga menjadi langkah pembinaan dan regenerasi atlet e-sport Lumajang.

Pelajar yang menunjukkan performa terbaik berpotensi mendapat perhatian untuk pengembangan lebih lanjut menuju kejuaraan tingkat provinsi. Kehadiran 360 pelajar menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat pelajar terhadap e-sport di Lumajang. Dengan dukungan berbagai pihak, Kejurkab E-sport Lumajang 2026 diharapkan dapat melahirkan talenta baru yang siap mengharumkan nama kabupaten di ajang kompetisi yang lebih besar.

Oplus_131072

Ketua E-Sport Indonesia (ESI) Lumajang, Muhammad Syahrul, berharap kompetisi itu dapat melahirkan pemain-pemain berprestasi yang mampu bersaing hingga tingkat internasional.

“Semoga dengan adanya kejuaraan ini, Lumajang mempunyai pemain-pemain hebat untuk bersaing di kancah dunia. Kejurkab hari ini dalam rangka persiapan Porprov 2027, kejuaraan terdiri dari dua cabor, Mobile Legends dan Free Fire dengan total hadiah Rp 5.000.000,” ujar Syahrul.

“Sementara yang daftar total ada 48 tim dari mobile legends, 33 tim dari free fire. Total 360 orang, uang pendaftaran murah cuma 10.000 rupiah saja. Yang penting peserta bisa melakukan kegiatan pertandingan, dari usia 12 sampai 25 tahun. Diambil pemenang juara 1, 2 dan 3 sama pemain terbaik. E-Sport Indonesia ini termasuk cabor resmi KONI, kejuaraan sudah 3 kali ini,” ungkap Syahrul kepada awak media.

Oplus_131072

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lumajang, Budi Satria Andhika SE MM mengatakan, bahwa Kejurkab menjadi salah satu bagian dari persiapan menghadapi Porprov 2027. Kejuaraan Kabupaten menjadi ruang bagi para pemain untuk menguji kemampuan sekaligus membuka peluang masuk dalam pembinaan atlet E-Sport kabupaten Lumajang menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.

“Masih tersedia waktu beberapa bulan untuk mempersiapkan atlet. Karena itu, peserta diharapkan memanfaatkan kompetisi tersebut untuk menunjukkan kemampuan masing-masing,” katanya.

“Alhamdulillah, ESI Lumajang menggelar kejurkab E-sport tahun 2026, khususnya dalam rangka seleksi atau pembibitan atlet Porprov Jatim X tahun 2027. Ini ada yang berbeda kejurkab tahun ini dengan kejurkab tahun sebelumnya, kalau sebelumnya batasan usianya adalah pelajar SD, SMP dan SMA, tetapi tahun ini usia 12 sampai 25 tahun. Karena mengikuti regulasi dari Porprov, usianya di Porprov saat ini maksimal usia 25 tahun. InsyaAllah ESI Lumajang ini serius untuk mempersiapkan target medali di Porprov tahun 2027,” jelasnya.

Budi Satria Andika menambahkan, kemampuan bermain tidak selalu ditentukan oleh usia. Pemain junior tetap memiliki peluang mengalahkan peserta yang lebih senior.
(Dhr)