BPH Migas Intensifkan Pengawasan BBM Subsidi di Jalur Pantura Indramayu

INDRAMAYU, KilasNusantara.id, 16/9/2026.  – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperketat pengawasan layanan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Indramayu, Jawa Barat. Langkah ini dilakukan guna memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran dan meminimalkan potensi penyelewengan.

.Dalam operasi pengawasan yang berlangsung pada Rabu (16/9), tim BPH Migas menyisir empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indramayu.

Salah satu titik fokus pemeriksaan menyasar SPBU Pertamina No. 3445215 Limbangan, Juntinyuat.

.Tim Pengawas BPH Migas, Joy Triadi Pangestu dan Karina Pratiwi, menjelaskan bahwa inspeksi ini mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap aspek teknis dan administratif.

Pemeriksaan berkas digital (dashboard) dan fisik dilakukan secara berlapis, mulai dari data totalisator periode Juni–September 2026, bukti pengiriman Delivery Order(DO) Pertamina selama empat bulan terakhir, akurasi stok akhir, hingga kesesuaian buku persediaan.

.Petugas juga melakukan pengujian batas toleransi kehilangan (loss) dengan standar Pertamina maksimal 0,05 persen serta memverifikasi validitas sertifikat metrologi.

Selain kelaikan teknis pompa, BPH Migas memastikan sistem pengawasan digital berfungsi optimal, termasuk rekaman CCTV berkualitas tinggi yang wajib tersimpan minimal 30 hari.

.“Kami memantau langsung prosedur pelayanan dari awal mobil tangki datang, proses pemindaian QR Code, hingga transaksi pembayaran. Sejauh ini, alur di lapangan telah berjalan baik dan sesuai ketentuan,” ujar Joy.

.Terkait maraknya pengisian non-kendaraan di kawasan tersebut, Joy menegaskan hal tersebut tetap diperbolehkan selama mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Konsumen wajib mengantongi surat rekomendasi resmi dan kode batang (barcode) yang telah disetujui BPH Migas melalui dinas terkait, merujuk pada pembaruan regulasi dalam UU Migas.

.Guna mengawal ketahanan energi di Pulau Jawa, BPH Migas menerjunkan sedikitnya 14 tim pengawas yang disebar dari ujung Banten hingga Banyuwangi untuk memantau langsung operasional jaringan SPBU Pertamina.

.Sementara itu, Sales Branch Manager Fuel I Area Cirebon Pertamina Patra Niaga (PPN), Novan Reza Pahlevi, memastikan pasokan BBM di sepanjang Jalur Pantura Indramayu berada dalam kondisi aman dan mencukupi.

.“Stok sangat tersedia dan penyaluran ke masyarakat berjalan lancar.

Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak perlu melakukan aksi borong (panic buying) demi menjaga kelancaran antrean di SPBU,” pungkas Novan.