Sambut Tahun Ajaran Baru, Madarasah Nurul Amal Cibatu Buka Pendaftaran Santri 2026/2027 ​

Bekasi KilasNusantara.id

Madarasah Nurul Amal yang berlokasi di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, resmi membuka penerimaan santri atau murid baru untuk tahun pelajaran 2026/2027. Pengumuman ini disampaikan melalui pemasangan spanduk sosialisasi di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Hasanudin, RT 009/RW 005.
​Kegiatan penerimaan murid baru ini mengusung semangat “Tarhib

Ramadhan”, sebagai momentum untuk mengajak masyarakat meningkatkan pendidikan agama bagi anak-anak sejak dini.

​ sosialisasi, Madarasah Nurul Amal telah mengantongi izin operasional resmi dengan nomor 03.15/II6/DPMPTSP/VII/2024, yang menunjukkan bahwa lembaga pendidikan ini telah memenuhi standar prosedur operasional dari pemerintah daerah Kabupaten Bekasi.

​Lokasi Strategis di Cikarang Selatan
​Sekolah ini terletak di kawasan yang mudah dijangkau oleh warga Desa Cibatu dan sekitarnya. Dengan dimulainya periode pendaftaran ini, diharapkan para orang tua dapat segera mendaftarkan putra-putrinya untuk mendapatkan pendidikan berbasis keagamaan yang terstruktur.

​Pihak sekolah juga mencantumkan kontak informasi dan alamat situs web resmi bagi masyarakat yang memerlukan detail lebih lanjut mengenai persyaratan pendaftaran maupun kurikulum yang diterapkan.

​Lokasi Spesifik: Jl. Cibatu No. Desa, RT.009/RW.005, Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Izin Penting untuk ditekankan dalam berita bahwa madrasah ini memiliki izin operasional tahun 2024, yang memberikan rasa aman bagi wali murid terkait legalitas pendidikan.

Miris, di Balik Program Unggulan Madrasah Nurul Amal, Kondisi Atas Bangunan Mengancam Keselamatan

​CIKARANG SELATAN, Madrasah Nurul Amal di Desa Cibatu memang sedang membuka penerimaan santri baru, namun pantauan langsung di lapangan mengungkap fakta pahit terkait kondisi infrastruktur bangunan yang terbengkalai.
​Berdasarkan dokumentasi yang diambil pada Kamis (30/04/2026), terlihat bagian plafon di salah satu area bangunan telah jebol dan terbuka lebar. Kerusakan ini

mengekspos langsung rangka bangunan serta atap seng di atasnya. Kondisi ini sangat kontras dengan spanduk promosi “Tarhib Ramadhan” yang terpasang di bagian depan sekolah.

​Fakta Temuan di Lapangan:
​Plafon Jebol: Sebagian besar panel plafon sudah hilang atau menggantung, menyisakan kerangka yang rapuh.
​Risiko Keamanan: Area ini sangat berbahaya, terutama jika terjadi hujan deras atau angin kencang yang dapat menyebabkan material jatuh dan menimpa orang di bawahnya.

​Kurangnya Perawatan: Meskipun madrasah ini memiliki izin operasional resmi tahun 2024, kondisi fisik bangunan menunjukkan adanya pengabaian dalam hal pemeliharaan rutin.
​Desakan Untuk Transparansi dan Perbaikan

​Kondisi ini memicu pertanyaan mengenai sejauh mana perhatian pihak pengelola terhadap kenyamanan belajar-mengajar. Fasilitas yang memadai merupakan hak dasar setiap siswa. Diharapkan pihak terkait, baik pengelola yayasan maupun instansi pemerintah daerah, segera turun tangan melakukan audit fisik sebelum tahun ajaran baru dimulai.

​Jangan sampai semangat orang tua menyekolahkan anak di tempat yang berbasis agama terganggu oleh rasa khawatir akan keselamatan fisik putra-putri mereka akibat bangunan yang tidak layak. Pungksnya (Sutarman)