H. Aswan Mufti Ajak Masyarakat Aktif Awasi Pemilu, Cegah Politik Uang dan Pelanggaran Demokrasi

OGAN ILIR, Kilasnusantara.id — Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan, H. Aswan Mufti, S.T., M.Si., mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi penyelenggaraan pemilihan umum serta mencegah praktik politik uang dan berbagai bentuk pelanggaran demokrasi.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang digelar Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir di Aula Kantor Camat Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, pada Selasa, 3 November 2026.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Massuryati, M.Si., C.Med. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu demi mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Turut hadir Ketua Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir, Dewi Alhikmah Wati, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra, Ahmad Wazir Noviadi, S.Psi., M.Si., Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Muhammad Iqbal, S.H., serta Camat Tanjung Raja, Dian Septa, S.Sos.

Dalam sambutannya, H. Aswan Mufti menegaskan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Ia mengajak masyarakat agar tidak bersikap apatis terhadap proses demokrasi, khususnya dengan ikut mengawasi dan mencegah praktik politik uang maupun pelanggaran lainnya.

Menurutnya, masyarakat juga tidak perlu takut melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran pemilu melalui saluran resmi Bawaslu.

Ia menambahkan, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, persatuan, kerukunan, dan persaudaraan di tengah masyarakat harus tetap dijaga.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat Kabupaten Ogan Ilir terhadap pentingnya pengawasan partisipatif semakin meningkat, sehingga tercipta penyelenggaraan pemilu yang transparan, demokratis, dan berintegritas.