INDRAMAYU, KilasNusantara.id. 26/7/2026. – Warga Desa Pringgacala, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang dipimpin oleh Bapak Abdul Ajis bersama jajarannya, terus melakukan penanaman pohon mangrove dan cemara di kawasan pesisir pantai. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi abrasi pantai, melindungi lahan pertanian, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
Selain sebagai upaya penghijauan, kawasan yang ditanami mangrove dan cemara ini juga dipersiapkan untuk menjadi destinasi wisata alam yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas.
Penanaman pohon mangrove dan cemara telah dilakukan sejak awal tahun 2025 hingga saat ini, tahun 2026, dan terus dirawat secara berkelanjutan.
Lokasi penanaman membentang dari perbatasan Desa Benda hingga Desa Tanjakan, dengan panjang kawasan sekitar satu,Nol Lima Kilo meter 1,05 KM Hingga saat ini, diperkirakan telah ditanam sekitar 40 ribu pohon mangrove, sementara Bapak Abdul Ajis secara pribadi telah menanam kurang lebih 500 pohon cemara.
Diharapkan, keberadaan hutan mangrove dan cemara ini dapat menciptakan suasana yang hijau, sejuk, dan indah, sehingga menjadi daya tarik bagi para wisatawan.
Selain itu, apabila kawasan ini berkembang menjadi objek wisata, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Pringgacala dan sekitarnya.
Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala dalam mewujudkan cita-cita tersebut.
Di antaranya, akses jalan menuju lokasi yang belum dapat dilalui kendaraan roda empat, serta permasalahan sampah yang hingga kini belum tertangani secara optimal.
Bapak Abdul Ajis berharap pemerintah melalui instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta instansi lainnya, dapat memberikan perhatian dan dukungan yang lebih serius terhadap pengembangan kawasan pesisir tersebut.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan selalu membuang sampah pada tempatnya.

Di lokasi yang sama, awak media juga mewawancarai salah seorang pengunjung pantai, Bapak Samsuri juga sebagai Pamong desa , warga Karangampel.
Ia mengaku sangat mendukung upaya penanaman mangrove dan cemara yang nantinya akan dikembangkan menjadi kawasan wisata.
Menurutnya, Kecamatan Karangampel masih membutuhkan destinasi wisata yang dapat menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus mendongkrak perekonomian warga.
Ia juga berpesan kepada para pengelola agar terus menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan, sehingga wisatawan merasa nyaman untuk berkunjung.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa Pringgacala turut membenarkan adanya program penghijauan tersebut.
Mereka berharap pemerintah dan instansi terkait dapat memberikan dukungan nyata agar pesisir Pantai Pringgacala berkembang menjadi kawasan wisata yang tetap menjaga kelestarian lingkungan, menjadi daya tarik bagi pelaku UMKM, serta mampu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.



















