Bogor Media kilasNusantara.id
Transparansi pengelolaan anggaran publik di sektor pendidikan kembali menjadi sorotan. Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu Atap 01 Sukajaya, Kabupaten Bogor, diduga kerap menghindar saat hendak ditemui oleh awak media untuk dikonfirmasi terkait pelaksanaan proyek rehabilitasi dan pembangunan sekolah senilai miliaran rupiah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, institusi pendidikan yang beralamat di Jalan Raya Cipatat KM 12, Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor ini sedang melaksanakan proyek berskala besar. Proyek tersebut didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai kontrak mencapai Rp 2.155.415.409 (Dua Miliar Seratus Lima Puluh Lima Juta Empat Ratus Lima Belas Ribu Empat Ratus Sembilan Rupiah).
Pelaksanaan Proyek
Sesuai dengan papan informasi kegiatan yang terpasang di area sekolah, proyek ini dilaksanakan secara Swakelola dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender. Adapun rincian kegiatan mencakup beberapa item krusial, di antaranya
Rehabilitasi Ruang Administrasi
Rehabilitasi Ruang Kelas
Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB)
Rehabilitasi Ruang Perpustakaan
Kepala Sekolah Sulit Ditemui
Mengingat besarnya anggaran yang dikelola secara mandiri (swakelola) oleh pihak sekolah, pemantauan dan konfirmasi dari media massa serta masyarakat menjadi hal penting guna memastikan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik terpenuhi.
Namun sangat disayangkan, setiap kali awak media mendatangi sekolah guna melakukan fungsi kontrol sosial dan meminta keterangan terkait
perkembangan proyek termasuk material yang mulai didatangkan ke lokasi Kepala Sekolah SMPN Satu Atap 01 Sukajaya dinilai selalu menghindar dan sulit untuk ditemui.
Sikap tidak kooperatif dari oknum kepala sekolah ini memicu pertanyaan dan spekulasi negatif di kalangan publik mengenai bagaimana dana miliaran tersebut direalisasikan di lapangan.
Catatan Redaksi: Hingga berita ini diturunkan,
Upaya untuk mendapatkan klarifikasi resmi dari Kepala Sekolah SMPN Satu Atap 01 Sukajaya maupun pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor terkait kendala komunikasi ini masih terus diusahakan.
(Tim Media kilas Nusantara.id)



















