Musibah Kebakaran Landa Rumah Lansia di Empat Lawang,Tak Miliki Tempat Berteduh:Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah,

Kab Empat Lawang, KilasNusantara.id – Sebuah musibah kebakaran hebat melanda kediaman milik seorang perempuan lanjut usia (lansia) berstatus janda, yang merupakan orang tua dari Kepala Perwakilan (Kaperwil) Provinsi Bengkulu media Kilasnusantara, Sulaidi.S.Peristiwa nahas ini terjadi di wilayah Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan,tepatnya sekira pukul 24.00 WIB pada Kamis malam.Api membesar dengan sangat cepat dan dalam waktu singkat berhasil menghanguskan seluruh bangunan rumah beserta segala isi dan perabotannya hingga rata dengan tanah.

 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian,korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut dalam kondisi usia yang sudah lanjut, berstatus janda,dan hidup sebatang kara sehari-hari.Sementara itu, Sulaidi.S beserta seluruh anggota keluarganya diketahui berdomisili dan menetap di Provinsi Bengkulu, karena tugas dan pekerjaan,sehingga tidak berada di samping orang tua saat musibah tersebut berlangsung.Kondisi fisik orang tua yang sudah lemah,lanjut usia,dan hidup sendirian ini semakin menambah rasa keprihatinan yang mendalam atas kejadian yang menimpanya.Terlebih lagi,karena kecepatan menjalarnya api dan kondisi korban yang tidak mampu berusaha keras,tidak ada satu pun barang berharga,dokumen penting,maupun perabotan rumah tangga yang berhasil diselamatkan dari jilatan api.

 

Meski seluruh harta benda dan bangunan rumah tidak dapat diselamatkan, keluarga korban mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kekompakan dan kepedulian warga sekitar.Berkat bantuan gotong royong warga yang segera datang memadamkan api, kobaran api berhasil dikendalikan dan tidak merambah atau meluas ke rumah-rumah warga lain di sekitarnya, sehingga mencegah dampak kerugian yang lebih besar lagi.

 

Akibat peristiwa tersebut,kerugian materi yang dialami keluarga korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.Nilai kerugian ini mencakup bangunan rumah permanen, seluruh perabotan, peralatan rumah tangga,serta aset dan harta benda lain yang telah dikumpulkan korban selama bertahun-tahun hidupnya.Seluruh tempat berteduh yang menjadi satu-satunya milik dan tempat berlindung bagi orang tua tersebut kini hilang tak bersisa,meninggalkan puing-puing dan abu.Kehilangan ini menjadi beban berat yang sangat menyedihkan,terutama bagi seorang lansia yang sudah tidak lagi memiliki kemampuan untuk bekerja,mencari nafkah,maupun memperbaiki kondisinya sendiri.

 

Merespons musibah berat yang menimpa orang tuanya, Sulaidi.S selaku anak sekaligus Kaperwil Provinsi Bengkulu media Kilasnusantara menyampaikan harapan besar dan permohonan bantuan secara resmi.Secara khusus,ia meminta perhatian serius, bantuan,dan intervensi nyata baik dari jajaran Pemerintah Kabupaten Empat Lawang maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Ia berharap pemerintah dapat segera turun tangan memberikan perhatian dan dukungan agar beban berat yang sedang dipikul oleh orang tuanya yang sudah lanjut usia dan hidup sendiri tersebut dapat terangkat dan diringankan.

 

Selain kepada pemerintah,pihak keluarga juga menyampaikan seruan kemanusiaan yang luas kepada para dermawan, tokoh masyarakat, organisasi sosial, lembaga kemanusiaan,serta seluruh elemen masyarakat luas di seluruh Indonesia yang memiliki kepekaan hati dan kepedulian sosial. Pihak keluarga memohon agar dapat mengulurkan tangan membantu, baik berupa sumbangan dana, bahan bangunan, maupun kebutuhan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan saat ini.

 

“Kami sangat berharap bantuan dan perhatian tulus datang dari pemerintah daerah maupun provinsi, juga dari para dermawan dan seluruh elemen masyarakat.Bantuan ini sangat kami harapkan agar ibu saya yang sudah tua,berstatus janda, dan hidup sendiri ini tidak semakin terbebani dan menderita.Semoga apa yang diberikan dapat benar-benar meringankan beban keluarga dan menjadi langkah awal yang nyata untuk membangun kembali tempat kediaman yang hangus terbakar ini, sehingga beliau kembali memiliki tempat berteduh yang layak,aman, dan nyaman untuk menjalani masa tuanya,”ungkap Sulaidi.S menyampaikan harapan keluarga dengan nada yang penuh keprihatinan.

 

Hingga berita ini diturunkan,keluarga korban sementara menempati dan bertempat tinggal di rumah anak tertua yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian,sambil menunggu respon, perhatian,serta uluran tangan dari berbagai pihak untuk pemulihan kembali kehidupan dan pembangunan tempat tinggal pasca musibah kebakaran tersebut. Sementara itu,pihak berwenang masih terus melakukan penelusuran lebih lanjut terkait penyebab pasti terjadinya kebakaran yang merugikan tersebut.

Dengan Nmr kontak

( 0813-6724-2369 )

Pewarta : Tim Red,

Penulis: Red Kaperwil Bengkulu,Editor: Kaperwil Provinsi Bengkulu,