KOTA CIMAHI, KilasNusantara.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi melakukan aksi pemangkasan dahan dan penebangan pohon yang dinilai membahayakan masyarakat di wilayah Cibabat, Kota Cimahi, kamis (07/05/2026).
Langkah proaktif ini diambil menyusul banyaknya laporan warga yang merasa was-was saat melintas atau tinggal di sekitar area pepohonan besar, terutama ketika memasuki musim penghujan yang disertai angin kencang.
Di lokasi proyek, terlihat petugas DLH menggunakan armada truk crane (bucket truck) berwarna hijau untuk menjangkau dahan-dahan tinggi yang rawan patah. Proses evakuasi dahan ini dilakukan dengan teliti guna memastikan tidak ada kabel listrik atau bangunan warga yang terdampak.
”Kami merespons ketakutan warga. Musim hujan bukan waktu untuk bersantai, terutama dengan kondisi pohon yang sudah terlalu rimbun atau keropos. Ini adalah langkah preventif agar tidak ada korban jiwa maupun kerugian material akibat pohon tumbang,” ujar salah satu koordinator lapangan di lokasi.
Mengingat wilayah Cibabat merupakan salah satu urat nadi lalu lintas di Kota Cimahi, kegiatan ini sempat menimbulkan kepadatan kendaraan. Namun, berkat sinergi yang apik, petugas kepolisian telah disiagakan di lokasi untuk mendampingi jalannya pemangkasan.
Petugas kepolisian bekerja keras mengatur skema lalu lintas guna mengurai kemacetan akibat penyempitan jalan selama proses penebangan berlangsung. Warga dan pengguna jalan diharapkan bersabar dan tetap berhati-hati saat melintasi area tersebut.
DLH Kota Cimahi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap aktif melaporkan jika melihat pohon di lingkungannya yang dirasa mulai membahayakan. Kerja sama antara warga dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan Cimahi yang aman dan nyaman.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan sisa-sisa dahan masih terus berlangsung dan kondisi lalu lintas berangsur normal kembali.
(Dedi Irawan)


















