KOTA CIMAHI, KilasNusantara.id — Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cimahi Utara pada senin 4 Mei 2026, Camat Cimahi Utara Muhammad Nur Efendi memimpin rapat sosialisasi pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Metropolis Cekungan Bandung Off Corridor.
Rapat sosialisasi tersebut dihadiri pihak pengembang PT Sumber Bangun Sentosa, Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan, Kanit Binmas AKP NK Asih, perwakilan Danramil 0911, Bhabinkamtibmas para ketua RW dan RT yang wilayahnya dilintasi jalur BRT serta tamu undangan lainnya.
Camat Cimahi Utara menjelaskan teknis rencana operasional BRT Metropolis yang akan melayani masyarakat Cimahi.
Muhammad Nur Efendi memaparkan bahwa sistem transportasi ini dirancang sebagai angkutan massal yang cepat, aman, dan terintegrasi di kawasan Cekungan Bandung.
“BRT Metropolis akan melayani dua trayek utama untuk warga Cimahi,” kata Camat Cimahi Utara.
Selanjutnya, Muhammad Nur Efendi menerangkan bahwa rute pertama akan menghubungkan Alun-Alun Cimahi dengan Padalarang. Sementara rute kedua melayani perjalanan dari Stasiun Cimahi menuju Terminal Cicaheum, Kota Bandung.
“BRT dirancang sebagai transportasi massal cepat, aman, dan terintegrasi di kawasan Cekungan Bandung,” tuturnya.
Selain itu, Pemerintah juga merencanakan pembangunan empat shelter di wilayah Cimahi Utara untuk mendukung operasional BRT. Lokasi shelter tersebut berada di Simpang Tagog Cimahi, seberang RSUD Cibabat, depan Bank BNI Cimahi, dan depan Samsat Cimahi.
“Penentuan lokasi mempertimbangkan kepadatan penduduk serta kemudahan akses masyarakat terhadap transportasi publik,” pungkas Camat Cimahi Utara.
(Dedi Irawan)


















