Kades Cibenda Pimpin Langkah Strategis, Bentuk Panitia Penjaringan Perangkat Desa

PARIGI, KilasNusantara.id — Pemerintah Desa Cibenda kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baik dengan menggelar musyawarah desa pada Kamis (09/04/2025), bertempat di Gedung Serba Guna desa. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam rangka pembentukan panitia penjaringan dan penyaringan perangkat desa, menyusul adanya kekosongan jabatan akibat salah satu perangkat desa yang meninggal dunia.

Musyawarah tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan arah pembangunan serta keberlangsungan pelayanan publik di desa.

Acara diawali dengan suasana khidmat melalui pembukaan resmi, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Cibenda, Dede Rusliana. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa proses penjaringan perangkat desa bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian penting dalam memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan optimal.

Dede Rusliana menekankan bahwa transparansi, objektivitas, serta kepatuhan terhadap regulasi harus menjadi prinsip utama dalam setiap tahapan proses. Ia mengingatkan bahwa panitia yang dibentuk nantinya memegang peran krusial dalam menentukan kualitas calon perangkat desa.

“Pembentukan panitia ini adalah fondasi awal. Dari sinilah kita memastikan seluruh proses berjalan jujur, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan. Saya berharap panitia yang terpilih mampu bekerja secara profesional serta menjunjung tinggi integritas,” ujarnya dengan penuh penekanan.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak bersikap pasif. Menurutnya, pengawasan dan keterlibatan warga sangat dibutuhkan agar proses penjaringan benar-benar menghasilkan sosok perangkat desa yang kompeten, berdedikasi, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Seiring berjalannya musyawarah, suasana diskusi berlangsung secara kondusif dan penuh keterbukaan. Para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, usulan, serta aspirasi terkait komposisi panitia yang akan dibentuk. Dinamika tersebut justru memperkaya proses pengambilan keputusan, sehingga menghasilkan kesepakatan yang mencerminkan kehendak bersama.

Pada akhir musyawarah, sejumlah nama akhirnya disepakati untuk mengemban tugas sebagai panitia penjaringan dan penyaringan perangkat desa. Keputusan ini diharapkan menjadi titik awal yang baik dalam mengisi kekosongan jabatan yang ada, sekaligus menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan terbentuknya panitia ini, Pemerintah Desa Cibenda optimistis bahwa tahapan selanjutnya dapat berjalan lancar, transparan, dan sesuai harapan. Lebih dari itu, proses ini diharapkan mampu melahirkan perangkat desa yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam mengabdi kepada masyarakat dan memajukan desa.

Sysfarras