Asah Jiwa Wirausaha, SMAN 1 Tebing Syahbandar Gelar Bazar Kuliner Aneka Rasa Kelas XII

SERDANG BEDAGAI, Kilasnusantara.id — SMA Negeri 1 Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, menggelar Bazar Aneka Rasa Kuliner oleh siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 dengan tema “Mengembangkan Talenta Menjadi CEO melalui Kuliner”, Senin (6/4/2026).

Kegiatan berlangsung di halaman sekolah sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh kepala sekolah. Bazar ini menjadi bagian dari pembelajaran kewirausahaan yang bertujuan menumbuhkan jiwa bisnis sejak dini di kalangan pelajar.

Setiap kelas XII menampilkan stan dengan menu berbeda, mulai dari makanan tradisional seperti lemang, serabi, dan kue-kue daerah, hingga hidangan modern seperti rice bowl, dimsum, dan minuman kekinian. Para siswa mengelola seluruh proses, mulai dari menentukan konsep usaha, menghitung modal, mengolah produk, menata stan, hingga melayani pembeli.

“Anak-anak belajar langsung bagaimana merencanakan usaha, menetapkan harga pokok, strategi promosi, sampai pelayanan konsumen. Ini bukan sekadar jualan, tapi simulasi menjadi CEO kecil,” ujar salah satu guru pendamping kewirausahaan SMAN 1 Tebing Syahbandar.

Selain bazar kuliner, kegiatan dirangkai dengan lomba tari dari berbagai budaya nasional yang diikuti siswa kelas XI serta fashion show busana daur ulang (recycled fashion) yang menampilkan gaun dari limbah plastik dan kreasi busana barang bekas oleh siswa kelas X. Penampilan tersebut menambah semarak acara sekaligus menjadi ajang unjuk bakat siswa di bidang seni dan kepedulian lingkungan.

Pengunjung bazar berasal dari guru, siswa lintas angkatan, orang tua, hingga masyarakat sekitar. Sejumlah stan bahkan kehabisan stok sebelum acara berakhir karena tingginya antusiasme pembeli.

Kepala SMAN 1 Tebing Syahbandar Rimmarita Purba, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi siswa kelas XII sebelum lulus. “Kami ingin lulusan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, mandiri, dan berani mengambil peluang usaha. Dari kuliner, mereka belajar kepemimpinan dan tanggung jawab, sementara dari lomba tari dan fashion show daur ulang mereka belajar mencintai budaya dan peduli lingkungan,” katanya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, pihak sekolah menargetkan siswa mampu mengasah kreativitas, kemandirian, kerja sama tim, serta jiwa kepemimpinan sebagai bekal memasuki dunia usaha maupun pendidikan tinggi.

(Kongli Saragih, S.Si., C.BJ., C.EJ., C.In)
Kaperwil Sumut