KERINCI, Kilas Nusantara — Pondok Pesantren Tahfidz International (PPTI) Al-Kahfi kembali menggelar Wisuda Hafidz Al-Qur’an ke-10 bagi santriwan dan santriwati yang berhasil menghafal Al-Qur’an mulai dari 1 juz hingga 15 juz. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh haru dengan mengangkat tema “Al-Qur’an adalah Cahaya dalam Hidup, Jadikanlah Petunjuk Jalanmu.”
Acara wisuda tersebut menjadi momen berharga bagi para santri yang telah menempuh perjalanan panjang dalam menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an. Dengan penuh kebanggaan, para wisudawan dan wisudawati menerima penghargaan atas capaian hafalan mereka di hadapan para guru, orang tua, serta tamu undangan yang hadir.
Suasana haru menyelimuti prosesi wisuda ketika para santri memperdengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an sebagai bukti hafalan yang telah mereka capai.
Para orang tua yang hadir juga tampak bangga menyaksikan anak-anak mereka berhasil mencapai tahap penting dalam perjalanan menuntut ilmu agama.
Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz International Al-Kahfi, H. Inal April, Lc., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada para santri yang telah berjuang menghafal Al-Qur’an.
Menurutnya, wisuda tahfidz bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi pengingat bagi para santri agar terus menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi harus menjadi cahaya dalam kehidupan kita. Jadikanlah Al-Qur’an sebagai petunjuk dalam setiap langkah hidup,” ujar H. Inal April dalam sambutannya.
Ia juga berharap para santri yang diwisuda dapat terus meningkatkan hafalan mereka hingga 30 juz serta menjadi generasi Qur’ani yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Selain prosesi wisuda, acara juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, serta doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan para santri.
Melalui kegiatan wisuda Hafidz Al-Qur’an ke-10 ini, Pondok Pesantren Tahfidz International Al-Kahfi kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia dan mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Acara ini diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus mendalami dan menjaga hafalan Al-Qur’an di masa yang akan datang.
(Domi Naldi)


















