Daerah  

Proyek Irigasi dI Desa Air Latak Seluma Diduga Tidak Sesuai Standar Dikerjakan Asal Jadi,

Kab Seluma, Kilasnuasantara.id — Program optimalisasi lahan Non rawa di Desa Air Latak,Kecamatan Seluma Utara,Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, diduga mengalami penyimpangan.Proyek rehabilitasi dan pembangunan Siring irigasi yang dikerjakan oleh Kelompok Tani Muara Gaung Indah ini menggunakan anggaran dana APBN tahun 2025 sebesar Rp, 55.165.000 melalui Dinas Pertanian Kabupaten Seluma.

Berdasarkan,”hasil pantauan awak media di lapangan menunjukkan bahwa bangunan siring irigasi tersebut mengalami retak-retak dan patah di beberapa titik,dengan dimensi panjang 69/70 m dan dimensi lebar 50 cm.Salah seorang warga Desa Air Latak yang juga anggota Kelompok Tani Muara Gaung Indah mengungkapkan, “Anggaran yang digunakan sekitar Rp 55 juta, namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan.Bangunan ini tidak di plaster di beberapa titik dan sudah mengalami retak-retak bahkan ada yang patah sangat dini, berpotensi tidak dapat bertahan lama.”

Dugaan penyimpangan dalam penggunaan dana dan lemahnya pengawasan dari konsultan pengawas serta Dinas Pertanian Kabupaten Seluma menjadi penyebab utama terjadinya kualitas fisik bangunan yang dihasilkan buruk.dengan ada dugaan Mark Up di harapkan,Aparat penegak hukum diminta melakukan investigasi dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada penyimpangan anggaran.

Pihak Dinas Pertanian dan konsultan pengawas belum dapat dikonfirmasi terkait proyek ini, masih terus diupayakan,hingga berita ini diterbitkan.

Tim awak media akan terus memantau proyek pembangunan irigasi di beberapa lokasi lainnya di wilayah kabupaten Seluma untuk memastikan kebenaran dugaan penyimpangan ini.

Penulis: Sulaidi.S.&.Tim Editor: Red Kaperwil Provinsi Bengkulu,