PANGANDARAN, KilasNusantara.id — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momen istimewa untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pers. Dalam suasana penuh kehangatan dan keterbukaan, Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, SH, SIK, MSi, MIK.menggelar kegiatan Silaturahmi Bersama Awak Media di Auditorium Tantya Sudhiradjati, Mapolres Pangandaran, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog sekaligus penguatan komitmen bersama antara Polres Pangandaran dan media sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, keterbukaan informasi, dan kepercayaan publik.
Dalam sambutannya, AKBP Ikrar Potawari menegaskan bahwa peran pers sangat vital dalam membangun komunikasi yang sehat antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, hubungan yang harmonis dan profesional dengan media menjadi fondasi penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Pangandaran.
“Pers adalah mitra strategis Polri. Melalui informasi yang berimbang dan edukatif, kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga,” ungkap Kapolres.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga memperkenalkan dan menegaskan penerapan moto SETIA (Senyum, Empati, Transparansi, Ikhlas, Aman) sebagai nilai dasar pelayanan kepolisian. Moto ini menjadi pedoman etika dan moral bagi seluruh personel Polres Pangandaran dalam memberikan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Suasana silaturahmi semakin cair saat Kapolres menyampaikan refleksi sosial terkait budaya tertib berlalu lintas di Pangandaran. Ia menyoroti fenomena di mana pengendara yang disiplin menggunakan helm justru sering berasal dari luar daerah, sementara sebagian warga lokal masih kurang patuh terhadap aturan keselamatan.

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk terus mengedukasi masyarakat. Keselamatan berlalu lintas bukan sekadar aturan, tetapi kebutuhan bersama,” tuturnya.
Tak hanya itu, Kapolres juga menyinggung persoalan peredaran sepeda motor ilegal tanpa kelengkapan surat-surat resmi yang masih ditemukan di Pangandaran. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga perlu penanganan serius melalui pendekatan persuasif namun tegas.
Sebagai upaya memperkuat pendekatan sosial, Polres Pangandaran juga menggagas.Program Sholat Subuh Berjamaah. Program ini menjadi sarana komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus media penyampaian pesan-pesan kamtibmas dan edukasi hukum.
Sebagai daerah tujuan wisata, Pangandaran diakui memiliki tantangan tersendiri, khususnya terkait peredaran minuman keras (miras) dan maraknya parkir liar Menjelang bulan suci Ramadhan, Kapolres menegaskan komitmennya untuk meningkatkan penertiban melalui sinergi dengan Satpol PP dan unsur terkait lainnya.
“Kami akan melakukan langkah-langkah penertiban secara terpadu demi menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif, terutama menjelang Ramadhan,” tegasnya.
Melalui momentum Hari Pers Nasional 2026, Kapolres Pangandaran berharap hubungan kemitraan antara Polri dan insan pers semakin solid, profesional, dan produktif dalam menyajikan informasi yang mencerahkan, berimbang, serta mencerdaskan masyarakat.
Sysfarras


















