PANGANDARAN, KilasNusantara.id — Upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan berbasis transparansi kembali ditegaskan oleh Puskesmas Pangandaran.
Dalam sebuah pertemuan internal yang berlangsung pada Rabu (03/12/2025), Kepala Puskesmas Pangandaran, dr. Indah Adhiarini Sukma, memaparkan secara rinci perkembangan pengelolaan dana kapitasi serta arah kebijakan yang akan ditempuh untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mereview kinerja keuangan dan operasional puskesmas sepanjang tahun berjalan. Dalam paparannya, dr. Indah menjelaskan bahwa dana kapitasi merupakan elemen vital dalam mendukung keberlangsungan layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Dana kapitasi bukan sekadar anggaran rutin, tetapi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Kami berupaya mengelolanya secara transparan, akuntabel, dan tepat guna agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Fokus pada Layanan Preventif dan Penguatan Sarana
Lebih jauh, dr. Indah mengungkapkan bahwa Puskesmas Pangandaran kini menitikberatkan pemanfaatan dana kapitasi pada sejumlah sektor prioritas. Di antaranya yakni penguatan program promotif dan preventif seperti penyuluhan kesehatan, kunjungan rumah, dan pendampingan kader di tingkat desa. Selain itu, peningkatan kelayakan sarana dan kenyamanan ruang layanan juga menjadi perhatian.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman layanan yang lebih baik, mulai dari fasilitas yang nyaman, alur pelayanan yang tertata, hingga tenaga kesehatan yang semakin terlatih,” ujarnya.
ia menekankan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan nilai utama yang terus dijaga oleh seluruh unsur di Puskesmas Pangandaran.
“Setiap rupiah yang digunakan memiliki catatan, alur, dan pengawasan. Masyarakat perlu mengetahui bagaimana anggaran ini dioptimalkan, baik untuk pembinaan kader, kegiatan lapangan, pemeliharaan fasilitas, maupun kebutuhan operasional lainnya,” jelasnya.
Dorong Kepercayaan Publik dan Mutu Layanan
Pertemuan ini tidak hanya membahas aspek teknis pengelolaan dana, tetapi juga menjadi wadah untuk merumuskan strategi peningkatan mutu layanan, termasuk memperbaiki sistem antrean, memperluas edukasi kesehatan, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan desa dan institusi lainnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Puskesmas Pangandaran berharap mampu terus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas, mudah diakses, dan semakin dipercaya masyarakat.
“Harapan kami sederhana: masyarakat semakin sehat, puas dengan pelayanan kami, dan merasakan bahwa puskesmas adalah rumah pertama yang dapat diandalkan untuk mendapatkan pertolongan,” tutup dr. Indah.
Sysfarras


















