PANGANDARAN, KilasNusantara.id — Mantan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), atas komitmennya membantu Pemerintah Kabupaten Pangandaran membayar utang daerah sebesar Rp50 miliar.
Menurut Jeje, bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini merupakan “kado istimewa” bagi Pangandaran yang tengah merayakan Milangkala ke-13. Ia meyakini langkah tersebut akan meringankan beban fiskal daerah secara signifikan.
“Pernyataan KDM untuk membantu melunasi utang itu angin segar. Paling tidak 98 persen utang bisa diselesaikan,” ujar Jeje kepada wartawan.
Optimis Pangandaran Bebas Defisit Tahun 2027
Jeje menjelaskan, suntikan dana dari provinsi akan menurunkan defisit keuangan Pangandaran secara drastis. Ia bahkan optimistis pada tahun 2027, Pangandaran bisa terbebas dari defisit.
“Nanti defisit kita akan terjun bebas. Tahun 2027 kita akan sorak-sorak bergembira, kira-kira begitu,” ungkapnya penuh optimisme.
Berdasarkan kajiannya terhadap struktur anggaran, utang Pangandaran sebesar Rp130 miliar sebenarnya bisa diselesaikan pada tahun 2026. Namun hal itu akan berdampak pada terhambatnya pembangunan dan pelayanan publik.
Jeje mengaku memahami kondisi keuangan daerah setelah berdiskusi dengan tiga pilar pemerintahan: Bupati, DPRD, dan partai politik. Ia juga menegaskan kedekatannya dengan Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, bukan dalam konteks cawe-cawe, melainkan sebagai upaya bersama mencari solusi terbaik bagi Pangandaran.
“Saya sering diajak diskusi oleh bupati. Baik sebagai Ketua DPC PDIP maupun sebagai mantan bupati dua periode,” tuturnya.
Kemarahan Jeje atas Maraknya Pencurian PJU
Di sisi lain, Jeje meluapkan kekesalannya terhadap maraknya pencurian kabel dan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Pangandaran. Aksi pencurian ini menyebabkan sejumlah ruas jalan utama, termasuk jalur wisata, gelap gulita pada malam hari.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga dikeluhkan wisatawan.
“Capek, sudah dipasang bagus-bagus tapi hilang lagi,” katanya kecewa.
Geram dengan situasi ini, Jeje bahkan berencana menggelar sayembara berhadiah dari kantong pribadinya.
“Siapa yang berhasil menangkap pencuri kabel atau lampu, saya kasih Rp5 juta. Kalau dua orang bersama menangkap, saya beri Rp10 juta,” tegasnya, Sabtu malam (25/10/2025).
Jalan Gelap, Warga dan Wisatawan Resah
Sebelumnya, kondisi PJU padam terlihat di jalur nasional Padaherang. Tiang-tiang lampu berdiri tanpa kabel dan bola lampu, membuat jalanan gelap total setiap malam. Padahal jalur ini merupakan akses utama menuju destinasi wisata unggulan di Pangandaran.
Warga berharap pemerintah daerah bersama aparat hukum segera mengambil tindakan tegas agar fasilitas penerangan kembali berfungsi dan keamanan pengguna jalan terjamin.
Sysfarras


















