Lumajang – Kilas Nusantara.id – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, H. Muhamad Nur Purnamasidi, S.Sos.,M.Si memberikan apresiasi atas kinerja Polres Lumajang dalam mengungkap kasus pencurian sepeda motor milik mahasiswa yang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Alun-alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Sabtu (16/08/2025).
Menurut H. Muhamad Nur Purnamasidi, S.Sos.,M.Si, Polri tidak hanya berhasil menjaga profesionalitas, tetapi juga menunjukkan dedikasi dalam memberikan pelayanan keamanan kepada masyarakat.
“Pengungkapan ini membuktikan bahwa Kapolres Lumajang serius menangani perkara yang sempat viral di tengah masyarakat,” ujar H. Muhamad Nur Purnamasidi, S.Sos.,M.Si yang akrab disapa Bang Pur.
Ia menegaskan, penanganan perkara pidana membutuhkan ketelitian dan kecermatan kehati-hatian, sehingga polisi tidak bisa serta-merta melakukan penangkapan tanpa dasar hukum yang jelas.
Pria yang juga menjabat sebagai pengurus Keluarga Alumni Universitas Jember Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (KAUJE FISIP) ini mengimbau agar masyarakat tetap memberikan kepercayaan penuh kepada aparat kepolisian sebagai alat negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Saya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan sabar. Sebagai negara hukum, mustahil aparat penegak hukum kita bertindak sewenang-wenang atau melampaui tugas dan fungsinya,” tambahnya.
Diketahui sebelumnya, kasus pencurian sepeda motor mahasiswa KKN di kantor desa berhasil diungkap oleh Polres Lumajang. Tersangka atas nama SM (32) Warga Desa Alun-alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang ditangkap karena diduga kuat menjadi otak dan pelaku utama pencurian.
“Bisa dibilang, tersangka ini merupakan otak pencuriannya. Karena selain menginisiasi pencurian di balai desa ia juga yang menyiapkan segala sesuatu untuk memperlancar aksinya,” ujar Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar saat dikonfirmasi sejumlah awak media.
Pihaknya juga berjanji akan segera menangkap pelaku lain yang identitasnya sudah berhasil dikantongi oleh Polisi.
(Tim)


















