Terkait Beredarnya Berita di Medsos Tentang Pemotongan KIP-K Begini Tanggapan Dosen STIH

Oplus_131072

Lumajang – Kilas Nusantara.id – Terkait  beredarnya unggahan di  media sosial Facebook “Sambat Bunda” yang mana mengklaim bahwa seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Jenderal Soedirman Lumajang yang merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) mengalami adanya pemotongan dana sebesar Rp3.000.000 yang di unggah oleh akun yang terkunci atau terselubung.

Untuk menanggapi hal tersebut, Kilas Nusantara.id melakukan konfirmasi terhadap salah satu dosen di kampus STIH Jenderal Soedirman, yang beralamat di jalan Mahakam, kelurahan jogotrunan, Kabupaten Lumajang pada Kamis (10/7/2025)

Podoli sandra, SH, MM salah satu dosen puket 3 yang membidangi kemahasiswaan menyampaikan, bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang ada, karena dari pihak kampus tidak pernah melakukan pemotongan sedikitpun, bahkan pihak kampus sendiri berupaya agar semua siswa mendapatkan bantuan KIP-K tersebut.

“Sejauh ini tidak ada kebijakan atau praktik pemotongan dana KIP-K yang dilakukan oleh pihak kampus, dan kami berkomitmen menjaga transparansi dan integritas dalam penyaluran bantuan pendidikan kepada mahasiswa,” ujar Podoli sandra.

Dengan beredarnya berita seperti sangatlah di sayangkan karena bisa merusak reputasi institusi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) karena ulah akun yang tidak bertanggung jawab.

Oplus_131072

“Saya sangat menyayangkan dengan adanya berita yang bisa mencoreng nama baik Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) karena ulah akun yang tidak bertanggung jawab di Facebook,” imbuh nya.

Sementara itu Rektor STIH Dr. Jati Nugroho, SH, MHum juga menyayangkan denga adanya pemberitaan ini karena sangat mencoreng citra STIH, dan mudah-mudahan bisa segera terselesaikan.

“Saya sangat berharap mudah-mudahan terkait adanya berita ini bisa segera terselesaikan, karena sangat di sayangkan sekali, ini bisa mencoreng nama baik Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH),” pungkasnya.

Pihak kampus juga menghimbau agar masyarakat dan mahasiswa tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengonfirmasi kepada pihak resmi jika menemukan hal serupa.

Kilas Nusantara.id akan terus memantau perkembangan terkait isu ini dan berkomitmen memberikan informasi yang tegas, lugas dan terpercaya untuk masyarakat.

(Dhr)