KOTA BEKASI, KilasNusantara.id — Sebuah gudang distributor tripleks di Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, terbakar habis pada Jumat (4/9/2024) siang.
Api dengan cepat membesar karena material yang mudah terbakar dan kondisi angin di sekitar lokasi. Menurut warga sekitar, api pertama kali terlihat dari mess karyawan.
“Saya datang, semua sudah habis terbakar. Rumah warga untungnya tidak ikut terbakar,” ungkap Ahmad, salah satu saksi di lokasi. Komandan kompi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Haryanto, menjelaskan dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. “Ada informasi dari warga bahwa ada karyawan yang sedang memasak air dan meninggalkan tempat, yang diduga memicu arus pendek,” jelasnya.
Untuk memadamkan api, pihak pemadam kebakaran mengerahkan sembilan unit mobil damkar dan tiga unit rescue. Proses pemadaman memakan waktu sekitar dua setengah jam, namun bahan triplek yang mudah terbakar memperumit penanganan. Luas area yang terbakar mencapai 1.200 meter persegi, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.
(Indri)


















