Camat Cimanggis Dodi Setiawan : Musrenbang Kecamatan Cimanggis, IPM Kami Naik 0,82 Poin

DEPOK, Kilasnusantara.id — Wali Kota Depok Mohammad Idris membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cimanggis tahun 2024 untuk realisasi kegiatan tahun 2025, di Aula Lantai 2 Kantor Kecamatan Cimanggis, Rabu (31/1/24).

Wali Kota Depok M.Idris salam dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang Kecamatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Depok dalam melaksanakan pembangunan, pelayanan serta pemberdayaan masyarakat khususnya serta program perencanaan dan pembangunan prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bagi warga di Kecamatan Cimanggis.

Tema Musrenbang Kecamatan Cimanggis tahun 2024, untuk perencanaan kegiatan tahun 2025 mengikuti tema kota adalah ” Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Peningkatan Daya Saing Daerah Menuju Kota Depok Yang Maju, Berbudaya, Sejahtera”.

Selanjutnya Dodi Setiawan menerangkan, untuk kegiatan di Kecamatan Cimanggis yang adalah hasil dari usulan-usulan Musrenbang tingkat Kelurahan di Kecamatan Cimanggis sudah tertera di barcode yang bisa discan.

“Beberapa permasalahan di wilayah Kecamatan Cimanggis yakni masalah banjir, masih ada titik-titik genangan air , yang saat intensitas hujan tinggi, terjadi banjir namun sifatnya tidak lama. Jika intensitas hujan tinggi timbul genangan air dimana satu jam mulai reda perlahan genangan akan hilang, hal ini terjadi di Bukit Cengkeh, Pondok Duta, dan Lembah hijau , namun yang paling parah ada di Bukit Cengkeh,” ungkapnya.

Terkait serapan anggaran tahun 2023 sudah mencapai 95,27 persen dari nilai anggaran kisaran Rp.40 Miliar. Anggaran ini sekitar 50 persen untuk di Kelurahan dan 50 persen untuk operasional yang ada di Kecamatan.

Untuk IPM di Kecamatan Cimanggis ada di 85,74 ini ada peningkatan 0.82 poin dari tahun sebelumnya, faktor pendukung IPM ini ada 3 yakni Pendidikan, Kesehatan dan daya beli, dari angka harapan hidup tinggi 78,45, rata-rata lama sekolah tinggi di poin 11,91 dan daya beli 18,325 poin.

“Ada catatan khusus untuk Kecamatan Cimanggis dari Walikota Depok dan Bappeda adalah indeks Gini ratio paling tinggi se-Kecamatan di Kota Depok, yang artinya tingkat kesenjangan/ ketimpangan ekonomi tinggi dan rendah, atau kesenjangan antara kaya dan miskin, jadi indeks Gini ratio itu semakin rendah semakin baik, hal ini akan menjadi perhatian kita bersama di Kecamatan Cimanggis,” jelasnya.

Disela acara Musrenbang hadir anggota DPRD Depok Edi Sitorus fraksi Demokrat,menjalin komunikasi, komunikatif dan yang humanis kepada ratusan jurnalis, memborong produk makanan minuman UMKM yang berada di lokasi Musrenbang dan memberikan cindera mata kepada para awak media.

(ish)