Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh, Bahas Ketangguhan Bencana hingga Pajak QRIS

BANDA ACEH, Kilasnusantara.id — Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Banda Aceh, Senin (20/4/2026).

Raker yang berlangsung empat hari, 19–22 April 2026, ini bertujuan merumuskan langkah strategis pembangunan kota untuk dibawa ke Rakernas APEKSI di Medan, Juni 2026 mendatang.

Hadir dalam forum tersebut Mendagri Tito Karnavian, Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, para wali kota anggota Komwil I APEKSI, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, unsur Forkopimda, serta pimpinan perangkat daerah Banda Aceh. Turut hadir Unsur Pengarah Profesional BNPB Dirhamsyah mewakili Kepala BNPB.

Dua Isu Utama: Bencana dan Kemandirian Fiskal

Ketua Komwil I APEKSI sekaligus Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memaparkan dua isu prioritas hasil Raker. Pertama, ketangguhan bencana. “Kota, khususnya ibu kota provinsi, punya peran vital dalam perekonomian. Jika terjadi bencana di satu kota, dampaknya meluas dan mengganggu aktivitas ekonomi. Ini harus disampaikan ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Kedua, kemandirian fiskal lewat inovasi peningkatan PAD. Rico mencontohkan sistem pembayaran pajak restoran berbasis QRIS dengan metode _split payment_ yang sukses di Medan. “Pajak langsung terbagi otomatis antara pelaku usaha dan kas daerah, lebih transparan dan akuntabel dibanding laporan manual. Skema ini ingin kami bagikan ke kota lain, termasuk Banda Aceh,” jelasnya.

Rekomendasi Lain: OSS, PPPK, hingga PPJ

Raker Komwil I juga merumuskan poin lain: penguatan kawasan konservasi dan lingkungan hidup, percepatan infrastruktur, evaluasi tumpang tindih kewenangan pusat-daerah, penyempurnaan sistem Online Single Submission (OSS) dan SIPD, penguatan ekonomi dan layanan publik, perlindungan sosial dan kesehatan, serta dukungan pusat bagi UMKM.

APEKSI mengusulkan pembayaran gaji PPPK melalui APBN, serta perubahan skema Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menggunakan pola opsen.

Banda Aceh Tekankan Kesiapsiagaan Gempa

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, selaku tuan rumah menekankan kesiapsiagaan bencana. Banda Aceh termasuk daerah rawan gempa karena berada di sekitar patahan aktif.

“Melalui penguatan sistem tanggap bencana lintas sektor, mulai OPD hingga tingkat gampong, pasar, masjid, dan rumah sakit, kami harap masyarakat semakin sadar dan tangguh menghadapi risiko bencana,” kata Illiza.

Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih hadir didampingi Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kepala BPKPD Sri Imbang Jaya Putra, Kabag Pemerintahan Rizky Saftri, Kabag Ekosda Safaruddin, Kabag Administrasi Pembangunan Afridayanti Damanik, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, dan Ketua TP PKK Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih.

Partisipasi aktif Pemko Tebing Tinggi diharapkan membawa inovasi baru, terutama tata kelola keuangan daerah dan sistem mitigasi bencana yang lebih modern untuk diaplikasikan di Kota Tebing Tinggi.

(Kongli Saragih, S.Si., C.BJ., C.EJ., C.In)