TAKALAR, KilasNusantara.id – Dalam mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan “Takalar Cepat”, Perumda Tirta Panrannuangku PDAM Takalar terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam merespons keluhan pelanggan terkait lonjakan tagihan air yang tidak wajar.
Direktur Utama Perumda Tirta Panrannuangku Kabupaten Takalar, Arianto S.Pd, menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan solusi cepat dan tepat bagi pelanggan yang mengalami kenaikan tagihan. Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik, melainkan segera melakukan pengecekan awal secara mandiri di rumah.Jum’at,(17/04/2026)
Langkah pertama yang disarankan adalah memeriksa kembali penggunaan air sehari-hari. Pelanggan diminta mengingat apakah ada peningkatan pemakaian, seperti adanya kegiatan keluarga, tamu yang menginap, atau kebutuhan tambahan lainnya yang berpotensi meningkatkan konsumsi air.
Selain itu, pelanggan juga diminta untuk memeriksa instalasi pipa dan kran di rumah. Pastikan tidak ada kebocoran atau kran yang lupa ditutup, karena hal kecil seperti ini dapat berdampak besar terhadap jumlah tagihan air setiap bulannya.
Pengecekan meteran air juga menjadi langkah penting. Tutup seluruh kran, lalu perhatikan apakah meteran masih berputar. Jika meteran tetap bergerak, hal tersebut menjadi indikasi adanya kebocoran pada instalasi pipa yang perlu segera ditangani.
Tak hanya itu, pelanggan juga disarankan untuk memeriksa alat penampungan air otomatis atau tandon jika digunakan. Kerusakan pada alat tersebut dapat menyebabkan air terus mengalir tanpa disadari, sehingga berdampak pada pembengkakan tagihan.
Apabila seluruh langkah pengecekan telah dilakukan namun penyebab belum ditemukan, pelanggan diminta segera melapor ke kantor PDAM terdekat. Petugas akan turun langsung melakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai prosedur. Dengan pelaporan lebih awal, permasalahan dapat segera diatasi dan penggunaan air kembali normal.
(Jufri)


















