Kilasnusantara.id,Probolinggo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo melakukan penanganan banjir genangan yang terjadi di sejumlah wilayah akibat hujan deras dengan intensitas cukup lama, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 14.47 WIB.
Banjir genangan tersebut dilaporkan terjadi di Dusun Krajan RT 01 RW 01 Desa Patalan Kecamatan Wonomerto, Dusun Gang Sampo RT 014 RW 04 Desa Bayeman Kecamatan Tongas serta Dusun Satrean RT 08 RW 03 dan RT 07 RW 03 Desa Kedungdalem Kecamatan Dringu, termasuk wilayah Desa Dringu Kecamatan Dringu.
Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Probolinggo, banjir genangan berdampak pada total 33 Kepala Keluarga (KK). Rinciannya, sebanyak 2 KK terdampak di Desa Patalan Kecamatan Wonomerto, 15 KK di Desa Bayeman Kecamatan Tongas serta 16 KK di Desa Kedungdalem Kecamatan Dringu. Jumlah jiwa terdampak masih dalam proses pendataan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan hujan deras yang terjadi dalam durasi cukup lama menyebabkan saluran drainase tidak mampu menampung debit air sehingga mengakibatkan genangan yang masuk ke rumah warga.
“Begitu menerima laporan, tim kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Di wilayah Desa Patalan Kecamatan Wonomerto, petugas melakukan penyedotan air di rumah warga agar genangan segera surut,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga sore hari kondisi genangan di beberapa wilayah, khususnya Desa Bayeman Kecamatan Tongas serta Desa Dringu dan Desa Kedungdalem Kecamatan Dringu, telah berangsur surut.
Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait, antara lain Perkim, Polsek, Koramil, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PMI, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, relawan, pemerintah desa setempat serta unsur kecamatan dan masyarakat.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan akan memantau perkembangan di lapangan. Informasi lanjutan akan kami sampaikan apabila terdapat perkembangan baru,” pungkasnya.


















