PANGANDARAN, Kilas Nusantara — Dalam rangka memenuhi permintaan darah yang meningkat di Desa Selasari, PMI kabupaten Pangandaran mengelar kegiatan Bhakti kesehatan Donor Darah yang di selenggarakan di aula Desa Selasari, rabu (17/01/2024).
Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah tersebut merupakan salah satu upaya dari Desa Selasari untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.
Karena Donor Darah memiliki peran penting dalam menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi darah dan kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Pangandaran.
Kepala Desa Selasari, Udin tugaswara mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah Konsistensi program dimana kegiatan ini diselenggarakan setiap 3 bulan sekali dalam rangka Bhakti kesehatan oleh masyarakat desa Selasari pada khususnya dan masyarakat kabupaten Pangandaran pada umumnya.

“Kami laksanakan donor darah sebagai bentuk bakti Desa Selasari terhadap dunia kesehatan,” ucap kepala desa Selasari Udin Tugaswara saat ditemui di kantor Desa Selasari
Kegiatan tersebut juga diikuti oleh masyarakat desa Selasari dan masyarakat desa lainnya yang jarak tempuhnya berdekatan dengan wilayah Desa Selasari seperti Desa Cintaratu, Desa Bojong, Desa Cintakarya dan Desa Cibenda
“Terima kasih juga kami sampaikan selain kepada perangkat desa selasari juga kepada seluruh masyarakat yang turut andil dalam kegiatan Bhakti kesehatan donor darah ini, Alhamdulillah, kegiatan donor darah tersebut berjalan aman dan sukses, semoga aksi kemanusiaan tersebut memberi manfaat dan menolong sesama,” tambahnya.
Diketahui sebanyak 51 kantong darah yang diperoleh dari kegiatan tersebut dan diserahkan langsung kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pangandaran

Sementara Kades Selasari mengungkapkan dari sekitar 72 orang pendaftar donor darah, setelah dilakukan skrining akhirnya didapatkan 51 peserta yang boleh mendonorkan darahnya.
“Untuk 21 pendaftar yang tidak diizinkan mendonorkan darahnya dikarenakan beberapa kendala, seperti tekanan darah yang kurang atau berlebih dan kadar hemoglobin yang kurang dan kami persilahkan mereka untuk mengecek kesehatan lanjutan yang tersedia secara gratis,” tutur Udin Tugaswara
Sysfarras




















