Ragam  

UPI Dorong Pemuda Cihideung Menjadi Agen Transformasi Desa Wisata Edu-farm Tourism

BANDUNG BARAT, KilasNusantara.id — 11 Agustus 2026, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna sebagai Agen Transformasi Desa Wisata Edu-farm Tourism melalui Pendampingan Exploring-Packaging dan Penguatan Service Quality Berbasis Digital di Desa Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.” Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Desa Cihideung ini menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menggali serta mengembangkan potensi wisata desa.

Kegiatan PKM ini didanai oleh dana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan nomor kontrak 39/UN40.F7/AM.02.01/2026.

Kegiatan dibuka oleh moderator Mohamad Hadi Ali Mutamam, M.Pd., mahasiswa Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. Eko Sulistiono, M.Pd.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat agar kegiatan pengabdian tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga mampu mendorong masyarakat untuk mengenali dan mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Adang Hidayat, Sekretaris Desa Cihideung yang mewakili Kepala Desa. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Parongpong, Drs. Agus Ganjar Hidayat, M.Si., sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap upaya pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi wisata Desa Cihideung.

Memasuki sesi utama, Dr. Eko Sulistiono, M.Pd. menyampaikan materi mengenai pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Peserta diajak memahami bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada keberadaan objek wisata, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dalam mengenali keunikan wilayah, mengelola potensi, serta mengemasnya menjadi pengalaman wisata yang memiliki nilai edukatif dan ekonomi.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Intan Mulia, S.Pd., mahasiswa Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, dengan fokus pada eksplorasi dan pengemasan potensi wisata, serta pentingnya penguatan service quality dan pemanfaatan media digital dalam mendukung pengembangan desa wisata yang lebih adaptif dan menarik.

Tidak hanya melalui penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok untuk memetakan potensi dan hambatan pengembangan wisata Desa Cihideung. Peserta secara aktif mengidentifikasi berbagai sumber daya yang dapat dikembangkan, mulai dari potensi alam, pertanian, produk lokal, hingga aktivitas masyarakat yang berpeluang dikemas menjadi pengalaman edu-farm tourism. Peserta juga mendiskusikan berbagai hambatan yang masih dihadapi dalam mengoptimalkan potensi tersebut.

Pelibatan masyarakat, khususnya pemuda Karang Taruna, menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Generasi muda diharapkan mampu menjadi agen transformasi desa melalui kreativitas, pemanfaatan teknologi digital, serta kemampuan mengembangkan dan mempromosikan potensi lokal Desa Cihideung.

Kegiatan kemudian ditutup oleh moderator, Mohamad Hadi Ali Mutamam, M.Pd. Melalui kegiatan PKM ini, hasil pemetaan potensi dan hambatan diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan wisata Desa Cihideung yang lebih terarah, partisipatif, dan berkelanjutan.

Kegiatan PKM ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pendampingan dan transfer pengetahuan kepada pemuda Karang Taruna; SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan desa wisata edu-farm sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat; SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penataan dan pengembangan desa wisata yang berkelanjutan; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan tujuan bersama tersebut.

Kolaborasi antara UPI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat diharapkan dapat terus berkembang sehingga Desa Cihideung mampu mengoptimalkan kekayaan lokalnya sebagai desa wisata berbasis edu-farm tourism yang memberikan manfaat edukatif, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat. (Red)