KOTA CIMAHI, KilasNusantara.id — Wali Kota Cimahi Ngatiyana meresmikan Kantor RW 25 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi pada hari Rabu (19/08/2026).
Kantor RW 25 Kelurahan Melong tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sarana pelayanan dan aktivitas kemasyarakatan di tingkat kewilayahan serta menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat melalui dukungan anggaran sekaligus swadaya warga.
Di kesempatan tersebut, Ngatiyana menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat RW 25 yang turut berkontribusi dalam pembangunan fasilitas tersebut.
Menurutnya, dukungan pemerintah melalui program pembangunan pemberdayaan masyarakat (PPM) dapat menjadi pemantik bagi warga untuk meningkatkan pembangunan lingkungan secara mandiri.
“Alhamdulillah, di RW 25 ini masyarakat telah membangun kantor RW yang sangat bermanfaat untuk berbagai kegiatan masyarakat. Selain dukungan anggaran PPM, masyarakat juga memberikan swadaya sehingga pembangunan kantor RW ini menghabiskan anggaran sekitar Rp64 juta,” ujar Ngatiyana.
Selain itu juga, Ngatiyana menilai pembangunan Kantor RW 25 tidak hanya menunjukkan tersedianya fasilitas pemerintahan di tingkat kewilayahan, tetapi juga menggambarkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat.
Dukungan warga tersebut menjadi bentuk keterlibatan langsung masyarakat dalam membangun lingkungan tempat tinggalnya.
Selain pembangunan kantor RW, dukungan program PPM di wilayah tersebut juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan lingkungan, antara lain pembangunan dan penataan drainase, saluran air, serta fasilitas keamanan lingkungan seperti pos kamling.
Ngatiyana menegaskan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan di Kota Cimahi. Pemerintah, kata dia, memberikan dukungan sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk berperan aktif sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.
“Ini bentuk koordinasi antara pemerintah dan masyarakat yang saling mengisi dan saling membantu. Program PPM kita harapkan dapat menjadi pemancing agar partisipasi dan swadaya masyarakat semakin kuat,” katanya.
Tak lupa, Ngatiyana juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. Ketua RW, ketua RT, Linmas, serta masyarakat diminta mengoptimalkan keberadaan pos kamling dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
“Jaga wilayah masing-masing dan tingkatkan keamanan. Pos kamling, RW, RT, Linmas, serta seluruh masyarakat harus bergerak bersama agar lingkungan tetap aman dan masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman,” tegasnya.
(Dedi Irawan)



















