Menyapa Senja Dengan Kepedulian Dosen Dan Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta III Hadirkan Layanan Kesehatan Bagi Lansia Di Bekasi 

Bekasi Media kilasNusantara.id

Senyum para lanjut usia (lansia) tampak merekah ketika puluhan dosen dan mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medik (TLM) Poltekkes Kemenkes Jakarta III memasuki halaman Panti Jompo Wijaya Kusuma, Bekasi Barat, pada Rabu (10/6/2026) dan Kamis (11/6/2026). Bagi para penghuni panti, kehadiran mereka bukan sekadar membawa alat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menghadirkan perhatian, semangat, dan kebahagiaan yang menjadi “obat” bagi kehidupan di masa senja.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari mulai pukul 07.30 hingga 11.30 WIB tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, dosen dan mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang dimiliki, tetapi juga membangun kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Panti Jompo Wijaya Kusuma yang beralamat di Jalan Wijaya Kusuma 2 No. 39, Perumnas I, Jakasampurna, Bekasi Barat, dikelola oleh Ibu Dyah Ari Kusuma dan menjadi tempat tinggal bagi 43 lansia, terdiri atas 23 perempuan dan 20 laki-laki dengan rentang usia 55 hingga 92 tahun.

Sebagian besar penghuni panti hidup dengan berbagai penyakit kronis yang umum dialami pada usia lanjut. Ada yang sedang menjalani masa pemulihan pascastroke, menderita hipertensi, diabetes melitus, gangguan persendian, batuk berkepanjangan, hingga infeksi jamur pada kulit dan kuku. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi tim pengabdian untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih menyeluruh.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam lansia yang diikuti secara antusias oleh para penghuni yang masih memiliki kemampuan bergerak dengan baik. Iringan gerakan sederhana disambut tawa dan semangat para peserta. Aktivitas fisik ringan tersebut menjadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus meningkatkan suasana hati para lansia.

Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi kesehatan mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat pada usia lanjut. Tim dosen dan mahasiswa menerapkan pendekatan yang berbeda sesuai kondisi fisik para peserta. Lansia yang masih aktif mengikuti penyuluhan secara bersama-sama dalam suasana yang hangat dan penuh interaksi.

Sementara itu, bagi lansia yang mengalami keterbatasan fisik, terutama penyintas stroke yang tidak lagi mampu mengikuti kegiatan bersama, edukasi dilakukan secara individual di ruang perawatan mereka. Tim mendatangi setiap lansia, duduk di samping tempat tidur, berdialog, mendengarkan keluhan, sekaligus

memberikan motivasi dan informasi kesehatan yang mudah dipahami. Pendekatan personal ini membuat komunikasi berlangsung lebih efektif sekaligus memberikan perhatian emosional yang sangat berarti bagi para penghuni panti.
Pelayanan kesehatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah dan kadar asam urat. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah para lansia berada pada kisaran 95–145/55–100 mmHg. Sementara kadar asam urat pada lansia perempuan berkisar antara 3,6–9,6 mg/dL dan pada lansia laki-laki berkisar antara 6,2–12,4 mg/dL.

Tidak berhenti sampai di situ, tim juga melakukan pengambilan sampel kerokan kulit dan kuku pada beberapa lansia yang diduga mengalami infeksi jamur. Sampel tersebut selanjutnya dibawa ke Laboratorium Jurusan Teknologi Laboratorium Medik Poltekkes Kemenkes Jakarta III untuk dilakukan identifikasi jenis jamur penyebab infeksi. Pemeriksaan laboratorium ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan penanganan yang lebih tepat bagi para lansia.
Seluruh hasil pemeriksaan kesehatan kemudian disampaikan kepada pengurus Panti Jompo Wijaya Kusuma sebagai bahan pemantauan

kesehatan penghuni panti. Lansia dengan kondisi kesehatan yang masih baik diharapkan mampu mempertahankan pola hidup sehat melalui edukasi yang telah diberikan. Adapun bagi lansia yang memerlukan penanganan lebih lanjut akan segera dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat oleh pengurus panti.

Pengurus Panti Jompo Wijaya Kusuma menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata dalam mendukung pemantauan kesehatan para penghuni panti.

“Edukasi dan pemeriksaan kesehatan sangat bermanfaat, jadi kami punya gambaran terkait kesehatan lansia yang ada di panti kami,” ujar pengurus panti.

Lebih lanjut, pengurus berharap kebiasaan hidup sehat yang telah diperkenalkan melalui kegiatan ini dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari para lansia.
“Pola hidup sehat akan diterapkan secara konsisten dan berkesinambungan untuk menjaga kesehatan lansia.”

Bagi dosen dan mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medik Poltekkes Kemenkes Jakarta III, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar memberikan pelayanan kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat menjadi ruang pembelajaran nyata untuk mengembangkan kompetensi profesional sekaligus menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat.

Di sisi lain, kegiatan ini menunjukkan bahwa peran tenaga kesehatan tidak hanya berfokus pada upaya pengobatan, tetapi juga pada pencegahan penyakit, edukasi kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok lanjut usia yang semakin rentan terhadap berbagai masalah kesehatan.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan, Poltekkes Kemenkes Jakarta III terus memperkuat komitmennya dalam

mendukung pembangunan kesehatan nasional melalui pendidikan, penelitian, dan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi antara institusi pendidikan, pengelola panti, serta masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang semakin peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan lansia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus Panti Jompo Wijaya Kusuma yang telah memberikan kesempatan kepada Poltekkes Kemenkes Jakarta III untuk bermitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Kami berharap edukasi dan pemeriksaan kesehatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat, khususnya dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan para lansia di panti ini.”

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Dra. Angki Purwanti, Apt., M.Si., juga berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut.
“Sampai jumpa pada kesempatan berikutnya. Kami berharap dapat terus menyelenggarakan kegiatan edukasi, skrining kesehatan, dan program-program pengabdian lainnya secara berkelanjutan di Panti Jompo Wijaya Kusuma sebagai bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas kesehatan lansia.”

Masa tua merupakan fase kehidupan yang patut dijalani dengan sehat, bermartabat, dan penuh kebahagiaan. Melalui sentuhan ilmu pengetahuan yang dibarengi dengan kepedulian, dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta III membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya tentang memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan harapan dan kehangatan bagi mereka yang sedang menikmati perjalanan hidup di usia senja.

Sutarman