INDRAMAYU, KilasNusantara.id, – Kamis (9/7/2026). – Pemkab Indramayu Apresiasi Program Rumah Terang BAZNAS, Perluas Akses Listrik bagi Desa Terpencil 10/07/2026 | Humas BAZNAS RI Pemerintah Kabupaten Indramayu mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atas hadirnya Program Rumah Terang BAZNAS bagi para petani di Desa Cikawung, Kabuten Indramayu, Jawa Barat (Jabar) yang dinilai mampu memperluas akses listrik, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu Ahmad Syadeli, dalam acara peluncuran Program Terang BAZNAS di Desa Cikawung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Ahmad menilai BAZNAS telah lebih dahulu menjangkau kawasan tersebut melalui Program Rumah Terang.
Kehadiran BAZNAS, kata dia, menjadi pengingat bagi Pemkab Indramayu untuk lebih memperhatikan kawasan-kawasan yang selama ini belum tersentuh secara optimal.
“Kehadiran saya di sini juga sebagai bekal saya untuk memberi informasi kepada pimpinan, bahwa ternyata ada penduduk di Desa Cikawung yang barangkali bisa terabaikan atau terlupakan oleh siapa pun karena jauh dari akses jangkauan jalan.
Oleh sebab itu, kedatangan kami ke sini keduluan oleh BAZNAS,” ujar Ahmad.
Ia menilai, langkah BAZNAS tersebut menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara lembaga filantropi dan pemerintah dapat mempercepat pemerataan pembangunan, terutama dalam menghadirkan layanan dasar bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil.
Lebih lanjut, Ahmad mengatakan, kunjungan ke Desa Cikawung menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk memetakan kembali kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh.
Ia mengakui baru mengetahui secara langsung kondisi wilayah tersebut setelah menghadiri peluncuran Program Rumah Terang BAZNAS.
“Dari (BAZNAS RI) yang di Jakarta sudah turun ke sini untuk memperhatikan penerangan di desa yang memang terpencil seperti ini.
Saya berharap, terkait mengenai pendataan masyarakatnya, jangan sampai ada warga yang terlupakan ketika ada bantuan. Jangan sampai data mereka hilang karena tidak tercatat,” ujar Ahmad.
“Hari ini mudah-mudahan menjadi keberkahan bagi kita semua. Saya datang memang hanya membawa badan, tetapi saya membawa misi bahwa kemajuan Indramayu bukan hanya untuk daerah yang dekat dengan pusat pemerintahan atau perkotaan.
Desa Cikawung yang terpencil ini juga harus ikut maju bersama Indramayu,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. berharap Program Rumah Terang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi bukti dana zakat yang dihimpun dari para muzaki di dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Tadi kita sudah melihat buktinya, dari tempat yang gelap menjadi tempat yang terang. Dan 13 program prioritas BAZNAS itu adalah hasil dari zakat, infak, sedekah seluruh muzakki yang ada di Indonesia. Untuk pertama di Indramayu, untuk pekan ini 103,” jelasnya.
Sodik berharap, akses listrik yang kini dinikmati masyarakat dapat mendorong peningkatan kualitas hidup, memperkuat aktivitas ekonomi warga, serta membuka peluang produktivitas yang lebih besar bagi para petani di Desa Cikawung.
Program Rumah Terang BAZNAS berupa instalasi Listrik Mandiri Rakyat (LIMAR) berbasis panel surya merupakan program bantuan berbasis kawasan.
Program ini menjadi solusi penyediaan energi di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik, dengan target nasional mampu menjangkau 452 kepala keluarga (KK).



















