Dikelola Poktan Nagasari, Irigasi Perpompaan Limbangan Bukti Program APBN Tepat Sasaran

INDRAMAYU, KilasNusantara.id, 10/7/2026. – Program Irigasi Perpompaan dari Kementerian Pertanian RI di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu resmi rampung dan mulai difungsikan.

Pembangunan senilai Rp155.700.000 yang bersumber dari APBN 2026 ini menjadi bukti bahwa bantuan pemerintah tepat sasaran dan dikelola secara transparan.

Berbeda dengan isu yang beredar, dana program ini tidak dikelola oleh Pemerintah Desa.

Seluruh proses administrasi, pencairan, hingga pelaksanaan kegiatan dilakukan secara swakelola oleh Kelompok Tani Nagasari sebagai penerima manfaat, sesuai Juknis Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian.

Rumah pompa yang berdiri di titik koordinat `6°24’00.8″S 108°24’07.1″E` ini ditargetkan mampu mengairi 40 Ha lahan sawah milik anggota Poktan Nagasari dan sekitarnya.

Dengan adanya fasilitas ini, petani tidak lagi bergantung penuh pada hujan dan bisa melakukan tanam hingga 2-3 kali dalam setahun.

Dibangun Sesuai Juknis dan Diawasi Bersama Ketua Kelompok Tani Nagasari, Bapak Bardin, menegaskan seluruh tahapan pembangunan telah sesuai prosedur.

“Dari awal kami pastikan bahan, mutu, dan laporannya sesuai Juknis dari Kementan. Karena dikerjakan sesuai aturan, kami yakin bangunan ini kokoh dan awet. Kami juga siap merawat bersama agar manfaatnya dirasakan semua anggota,” ujarnya.

Peran Pemerintah Desa Limbangan dalam program ini sebatas fasilitator, pendampingan, dan pengawasan agar kegiatan berjalan sesuai proposal.

“Kami mengawal bersama agar pembangunan sesuai juknis. Alhamdulillah hasilnya bagus dan kokoh.

Ini bukti Kementan peduli dengan petani kecil,” kata H. Nurwenda, Kuwu Desa Limbangan.

Harapan Baru Bagi Petani Adanya irigasi perpompaan ini disambut gembira oleh petani. Bapak Mukromin, salah satu penerima manfaat mengaku sangat terbantu.

“Dulu saat kemarau sawah sering kering dan gagal panen. Sekarang dengan ada pompa ini, kami punya harapan hasil panen lebih bagus dan penghasilan meningkat. Terima kasih kepada pemerintah,” ucapnya.

Dengan selesainya program ini, 40 Ha lahan di Limbangan kini memiliki kepastian air.

Sinergi antara Kementerian Pertanian, Pemerintah Desa, dan Kelompok Tani Nagasari diharapkan menjadi contoh keberhasilan program irigasi perpompaan yang berdampak langsung pada peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di Kabupaten Indramayu.