INDRAMAYU, KilasNusantara.id, Kamis (16/7/2026), – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi langkah awal bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan barunya. Semangat tersebut terlihat dalam pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 2 Sindang.
Di sekolah yang terkenal dengan nama “Nedusi” itu, MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi ruang interaksi bagi siswa dan guru dalam membangun pemahaman mengenai pendidikan, karakter, serta pemanfaatan teknologi digital.
Bertempat di Auditorium SMP Negeri 2 Sindang, Kamis (16/7/2026), ratusan siswa baru mengikuti sosialisasi dunia digital dengan menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Suwenda, sebagai narasumber.
Kehadiran Suwenda menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SMP Negeri 2 Sindang. Selain memberikan materi mengenai literasi digital, ia juga memiliki kedekatan emosional dengan sekolah tersebut karena pernah menempuh pendidikan di SMP Negeri 2 Sindang.
Dalam kegiatan tersebut, Suwenda mengajak para siswa menjadikan masa sekolah sebagai perjalanan penting dalam membangun masa depan.
Menurutnya, keberhasilan perlu dipersiapkan melalui kerja keras, kerja cerdas, semangat belajar, serta karakter yang baik dan lingkungan yang mendukung.
“Dulu saya juga pernah berada di posisi seperti adik-adik saat ini. Kalian harus bangga bisa bersekolah di SMP Negeri 2 Sindang,” katanya
Namun, kata Suwenda, rasa bangga itu harus dibuktikan dengan semangat belajar, berprestasi, dan menjadi pelajar yang memiliki karakter baik.
“Tanpa ada semangat belajar yang tinggi, mustahil cita-cita kalian tercapai,” kata Suwenda berpesan kepada siswa Nedusi.
Pada sesi tersebut, selain membuka ruang dialog bersama para siswa, Suwenda menjelaskan pentingnya literasi digital bagi generasi muda.
“Gunakan internet untuk hal-hal positif. Manfaatkan teknologi untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mencari informasi yang dapat mendukung cita-cita kalian,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Suwenda juga mengenalkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) sebagai upaya memperkuat pelindungan anak di ruang digital.
Suwenda mengingatkan para siswa agar bijak berinteraksi di dunia maya serta menjauhi perundungan siber yang dapat berdampak buruk bagi korban.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Sindang, Fajar Ismadi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Diskominfo Kabupaten Indramayu dalam rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027.
Fajar menjelaskan, tahun ini SMP Negeri 2 Sindang menerima 380 siswa baru melalui berbagai jalur penerimaan, yakni prestasi akademik, prestasi nonakademik, domisili, dan afirmasi.
Sementara itu, kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026.
“MPLS ini menjadi sarana mengenalkan lingkungan sekolah, tata tertib, serta proses pembelajaran di jenjang SMP. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan nilai-nilai positif melalui berbagai aktivitas,” katanya.
Selain pengenalan sekolah, para siswa pun diperkenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah untuk mengembangkan minat dan bakat.
Salah satu siswa kelas 9E, Marsya Azani Zaenuni’am, turut berbagi pengalaman mengenai kegiatan ekstrakurikuler.
Sebagai anggota dance, ia mengajak siswa baru yang juga adik kelasnya untuk aktif memilih kegiatan sesuai minat dan bakat.
Menurutnya, kegiatan ekstrakurikuler tidak hanya mengembangkan kemampuan, tetapi melatih kerja sama, kedisiplinan, rasa percaya diri, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
“Yuk, adik-adik, ikut ekstrakurikuler. Pilih sesuai minat dan bakat kalian. Semoga betah dan sukses belajar di sini. Semangat!” ajaknya.
Melalui kegiatan ini, pendidikan ditegaskan sebagai fondasi dalam membentuk generasi muda Indramayu yang berkarakter, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap berkontribusi bagi kemajuan masyarakat dan daerah.



















