BENGKULU UTARA, KilasNusantara.id – Kondisi pengelolaan aset daerah di Kabupaten Bengkulu Utara kembali menjadi sorotan tajam.Kali ini giliran dua unit gedung milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang dibangun pada tahun 2025 lalu menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK),hingga saat ini diduga kuat masih menjadi tanda tanya besar mengenai peruntukannya.
Berdasarkan pantauan tim awak media di lapangan,pada 8/4/26, secara fisik kedua bangunan tersebut tampak sudah selesai dibangun,namun disinyalir sama sekali belum dimanfaatkan atau digunakan untuk kegiatan apa pun.Kondisi yang masih kosong dan menganggur ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat,apakah proyek ini memang direncanakan dengan matang atau justru diduga hanya menjadi ajang pemborosan anggaran negara.
Investasi DAK Terancam Sia-sia gedung strategis ini dibangun dengan menguras anggaran DAK tahun 2025 yang nilainya tidak sedikit.Seharusnya,aset vital ini sudah beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi pelayanan publik maupun program lingkungan hidup.
Namun ironisnya,hingga berita ini diturunkan,fungsi dan kegunaannya masih samar.Hal ini memunculkan indikasi kuat bahwa pembangunan tersebut diduga hanya menjadi proyek fisik semata tanpa perencanaan pasca pembangunan yang jelas.Alih-alih menjadi aset produktif,bangunan ini justru terlihat terbengkalai dan disinyalir hanya menjadi sarana untuk menghamburkan uang rakyat.
Kadis DLH Belum Berikan Klarifikasi,Untuk meminta kejelasan,tim awak media telah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) Kabupaten Bengkulu Utara terkait peruntukan dan status pemanfaatan dua gedung tersebut.
Sayangnya,upaya konfirmasi tersebut hingga saat ini belum membuahkan hasil.Pihak Kadis DLH diduga belum memberikan jawaban maupun klarifikasi apa pun terkait pertanyaan yang disampaikan.Sikap diam ini justru semakin memperkuat dugaan publik bahwa ada yang tidak beres dalam pengelolaan aset tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkulu Utara.Tim media masih terus berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut untuk mendapatkan jawaban yang jelas.
Pewarta : Red Bengkulu,


















