Ragam  

BPBD Kota Cimahi Akan Pasang Early Warning System di 8 Titik

KOTA CIMAHI, KilasNusantara.id — Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, mengimbau masyarakat Kota Cimahi untuk selalu siaga menghadapi cuaca ekstrem.

Fithriandy Kurniawan mengatakan bahwa cuaca ekstrem ini dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang dan lainnya., rabu (4/2/2026).

Selanjutnya Kalak BPBD Kota Cimahi menjelaskan bahwa Kota Cimahi memiliki 10 ancaman bencana, termasuk banjir, banjir bandang, dan sesar Lembang.

Menurutnya, dengan keadaan cuaca ekstrem saat ini, Kota Cimahi berada dalam status siaga darurat geohidrometeorologi.

Fithriandy Kurniawan menerangkan bahwa BMKG telah mengeluarkan rilis bahwa puncak musim hujan tahun ini akan terjadi di bulan Maret, lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya.

Oleh karena itu, BPBD Kota Cimahi telah melakukan berbagai upaya antisipasi, termasuk peningkatan kapasitas SDM, penyediaan logistik, dan aplikasi teknologi seperti Early Warning System (EWS).

BPBD Kota Cimahi akan memasang EWS di 8 titik yang tersebar di wilayah Cimahi untuk memantau ketinggian muka air dan memberikan peringatan akan potensi banjir.

Selain itu, BPBD juga melakukan peningkatan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi kebencanaan melalui edukasi evakuasi mandiri dan evakuasi lingkungan terkecil.

(Dedi Irawan)