LANGSA, Kilas Nusantara — Narkoba Masuk Ke desa/ Gampong sebagai pedoman bagi aparatur Desa
untuk ikut berpartisipasi menjaga desa dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba dalam rangka mewujudkan Desa Bersinar (Bersih Narkoba).
Hal itu disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, AKBP Werdha Susetyo, SE., pada saat kunjungan kerja dalam rangka silaturrahmi tatap muka di Gampong Timbang Langsa, melalui program Weuh Hate (Sedih Hati) Seputar Masalah Narkoba di Kota Langsa bersama Geuchiek dan perangkatnya, Tuha Peut serta tokoh masyarakat, Bhabinkabtibmas, Bhabinsa dan tokoh masyarakat lainnya, berlangsung di Aula Kantor Geuchiek Gampong Timbang Langsa Kecamatan Langsa Baro, Senin ( 03/04/2023).
Tak dapat dipungkiri bahwa Narkoba saat ini masuk melalui jalur-jalur tikus yang dianggap lemah pengawasannya. Bandar maupun kurir Narkoba tak hanya memanfaatkan kelengahan petugas, akan tetapi juga memanfaatkan keawaman masyarakat sekitar yang dianggap tak memiliki pengetahuan tentang Narkoba itu sendiri, tambahnya.
“Oleh karena itu, desa menjadi wilayah strategis untuk jalur penyelundupan dan penyebaran penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkoba, maka desa harus menjadi garda terdepan untuk melakukan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” tegas Werdha.

Lanjut, Werdha, hadirnya BNN di tengah masyarakat atau silaturrahmi seperti ini untuk memberikan informasi dan edukasi tentang P4GN, hal ini BNN Kota Langsa lakukan secara terus menerus dan di laksanakan ke 66 Gampong yang ada di kota langsa, semoga Melalui informasi dan edukasi ini menjadi motivasi masyarakat terutama aparatur Pemerintahan gampong dalam melaksanakan P4GN di lingkungannya untuk menciptakan Kota Langsa Bersinar (Bersih dari Narkoba).
BNN dan Kepolisian sangat berat bekerja sendiri-sendiri untuk mengatasi ini, oleh karenanya melibatkan seluruh komponen masyarakat adalah hal yang sangat penting sekali, semua elemen masyarakat harus terus bergerak berpartisipasi untuk menjaga generasi penerus bangsa terselamatkan dari pengaruh bahaya narkoba, tambahnya.
Kita sama- sama tau bahwa hasil koordinasi BNN ke semua Kementerian dan lembaga negara sudah banyak melakukan upaya pelaksanaan P4GN, termasuk gubernur, bupati dan walikota melalui Peraturan Daerah tentang fasilitasi P4GN begitu juga melalui organisasi perangkat daerah hingga ke desa dengan Qanun Gampong, Relawan/ penggiat anti narkoba merupakan jalan yang efektif dan efisien dengan hasil yang lebih terukur, papar werdha.
Semua aturan tentang pelaksanaan P4GN sudah begitu baik di undangan, seperti dasar pelaksanaan P4GN yaitu Undang- undang No. 35 tentang Narkotika, termasuk dalam aturan tersebut tentang peran serta masyarakat di berikan wewenang untuk melaksanakan P4GN, namun hal tersebut tidak terasa lengkap kalau kita semua tidak menjalankan dengan baik, maka oleh sebab itu mari kita jalankan semua aturan tersebut dengan penuh tanggung jawab, tutup Werdha.

Sementara itu, Geuchiek Timbang Langsa, Ensari, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Kepala BNN Kota Langsa atas kunjungan kerja Gampong kami, giat ini suatu kehormatan bagi kami sehingga silaturrahmi dan sinergitas pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di gampong Timbang Langsa terlaksana dengan baik dan penuh tanggung jawab baik dari pemerintah Gampong maupun masyarakat kami.
Tentunya Kehadiran Kepala BNN Kota Langsa sangat bermanfaat untuk kami, dapat mengedukasi dan memotivasi dan menambah wawasan seputar narkoba, sehingga upaya ataupun strategi P4GN terlaksana dgn baik di Gampong kami, harapannya Gampong Timbang langsa jadi Bersinar (Bersih dari Narkoba), pada intinya aparatur dan masyarakat gampong timbang Langsa siap untuk “War On Drugs”. Paparnya Ensari.
(JP).



















