Baturaja (OKU ), Kilas Nusantara — Terkait Masalah Tayangannya live streaming dari saudara Agus maulana reporter liputan 4 yang di dalam wawancara tersebut ujang Cik Ani menyangga masalah pemberitaan yang kami terbitkan beberapa hari yang lalu tentang” Diduga, PT SBI Lakukan Penyerobotan Lahan Warga Kerjasama Dengan Kades Karang Endah Kecamatan Lengkiti”
Silahkan saja karena semua orang punya hak Jawab akan tetapi kami terbitkan berita ini karena kami sudah melihat bahwa SKT yang asli ada sama saudara SN dan bagaimana mungkin lahan tersebut bisa diperjual belikan oleh saudara icon kepada Ujang Cik Ani hanya berdasarkan kwitansi tanpa adanya alas hak yang resmi atau sah dari pemerintah. negara Indonesia adalah negara hukum kalau setiap transaksi jual beli tanah cukup dengan kwitansi apa gunanya pemerintahan di kecamatan, PPAT, dan Notaris.
Dan selanjutnya bagaimana mungkin PT SBI Mengusur sebuah lahan yang masih produktif yang diberisi pohon karet sebanyak ratusan bahkan mungkin ribuan batang yang sudah jelas tidak ada surat asli yang dijelaskan Ujang cikani di live streaming liputan4 hanya kwitansi saja yang dijadikan bukti transaksi jual beli lahan karena sampai terbitnya berita ini Surat SKT asli masih dipegang oleh Saudara SN si pemilik lahan.

Ada apa dengan PT SBI Kenapa berani menggusur lahan yang sudah jelas jelas tidak ada surat menyurat nya yang sah apa ini bukan penyerobotan lahan berapa banyak lahan lahan warga yang lain yang mengalami peristiwa yang sama seperti ini,yang langsung digusur tanpa melihat surat surat nya, tanpa mencari kebenaran nya terlebih dahulu siapa pemilik lahan yang sesungguhnya.
Ketika kami konfirmasi melalui via WhatsApp ke pihak PT SBI melalui pak Tumpul, yang kami tanyakan “apakah pihak PT SBI membeli lahan atas nama Baharudin lokasi karang endah ” lalu pak Tumpul menjawab ” ya kalau ada suratnya dikomunikasikan saja sama pemerintah setempat.
“tidak ada pembelian lahan tanpa sepengetahuan Kades”
“tunjukan saja lokasinya pak atau atur jadwalnya nanti kita duduk bersama”
akan tetapi ini hanya janji belaka
Kami sudah menghubungi kepala desa Ujang Cik Ani melalui via telp beliau mengatakan ” saya tidak tahu sama sekali, dimana lokasinya dan masalah lahan sudah digusur saya juga tidak tahu sama sekali” Tegas Ujang Cik Ani.
(Dedy Arman)



















