Viral Unggahan TikTok,Diduga Ada”Makelar Tenaga Honorer”di RSHD Kota Bengkulu Tarik Uang Calon Pelamar,

BENGKULU, Kilasnusantara.id — Sebuah unggahan video di media sosial TikTok milik akun “NYAI DENTI” yang diunggah pada Senin (31/8/2026), kini viral dan menjadi sorotan publik. Video tersebut menampilkan seseorang yang diduga disebut-sebut sebagai “makelar tenaga honorer” di Rumah Sakit Umum Daerah (RSHD) Kota Bengkulu, lengkap dengan tulisan: “Ini wajah makelar tenaga honorer Rumah sakit Kota, stor nian apo dwit tu??”

 

Unggahan tersebut mengarah pada dugaan adanya praktik pungutan sejumlah uang dari calon pelamar dengan janji dapat memperoleh pekerjaan sebagai tenaga honorer di RSHD Kota Bengkulu. Video tersebut memicu beragam reaksi warga di kolom komentar, di mana sejumlah pengguna media sosial bahkan mengaku mengenali wajah seseorang yang ada di dalam video tersebut. Beragam tanggapan dan asumsi pun bermunculan dari berbagai pihak terkait identitas maupun dugaan peran orang tersebut di lingkungan rumah sakit. Sebagian pengguna mengaku mengetahui keberadaan orang tersebut di sekitar rumah sakit, sementara yang lain menyampaikan dugaan-dugaan terkait praktik yang diduga dilakukan, meski belum ada yang dapat dipastikan kebenarannya.

 

Sementara itu, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi terkait penerimaan tenaga honorer di lingkungan RSHD Kota Bengkulu kepada Direktur Rumah Sakit pada 31 Agustus 2026 melalui pesan WhatsApp. Awak media menanyakan tanggapan pihak rumah sakit terkait video yang sempat viral tersebut, serta apakah memang pihak rumah sakit sedang membutuhkan dan menerima tenaga honorer. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau jawaban yang diterima.

 

Hingga saat ini, tudingan yang beredar belum dapat diverifikasi kebenarannya dan belum teruji kebenaran faktanya. Namun, isu ini menjadi penting untuk diklarifikasi secara resmi guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan kesehatan daerah tersebut. Jika dugaan tersebut terbukti benar, maka hal itu merupakan pelanggaran serius yang merugikan masyarakat dan mencederai proses penerimaan pegawai yang transparan.

 

Media ini senantiasa membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya bagi pihak yang diduga disebut dalam unggahan maupun pihak manajemen RSHD Kota Bengkulu. Hal ini penting agar publik memperoleh informasi yang berimbang,objektif, dan utuh mengenai persoalan yang sedang viral tersebut.

 

Masyarakat pun diimbau untuk tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Semua pihak berhak memberikan penjelasan dan membuktikan kebenaran sesuai fakta yang sebenarnya.

 

Pemberitaan ini disusun berdasarkan unggahan yang beredar di media sosial TikTok serta komentar-komentar yang muncul di kolom diskusi.Pihak yang diduga terlibat maupun manajemen RSHD Kota Bengkulu belum dapat dimintai keterangan hingga berita ini diturunkan. Proses konfirmasi masih terus diupayakan.Seluruh pihak tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan tanggapan demi keberimbangan pemberitaan.

Pewarta : Kaperwil Bengkulu,

Penulis: Red bengkuluEditor: Kaperwil bengkulu,