Tentu, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) memang menjadi angin segar yang sangat disyukuri oleh masyarakat, terutama bagi para petani yang mengandalkan ketersediaan air untuk produktivitas lahan mereka.

Merujuk pada papan informasi pada dokumen 1000250472_4.jpg, berikut adalah beberapa alasan kuat mengapa program di lokasi ini sangat disambut baik oleh warga masyarakat:
​Sistem Swakelola (Padat Karya):

Berdasarkan keterangan di bagian bawah papan informasi, kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola dan tidak dipihakketigakan atau dikontraktualkan. Hal ini berarti seluruh anggaran pengerjaan fisik terserap langsung ke masyarakat setempat sebagai pekerja, sehingga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan ekonomi warga Desa Cigudeg secara langsung.

​Transparansi Anggaran: Masyarakat sangat mengapresiasi kejelasan nilai kontrak sebesar Rp195.000.000,- dari Tahun Anggaran 2026 yang dipasang secara terbuka. Sikap transparan seperti ini membangun kepercayaan publik yang tinggi terhadap pengelolaan dana negara.
​Dampak Langsung pada Pengairan Sawah: Peningkatan infrastruktur di Daerah Irigasi Cidurian Seuweu oleh kelompok P3A Agra Yasa Mandiri Sejahtera dipastikan

memperbaiki distribusi air ke area persawahan. Pasokan air yang lancar dan stabil adalah kunci utama keberhasilan panen para petani.
​Waktu Pelaksanaan yang Terukur: Dengan target penyelesaian selama 45 hari kalender kerja sejak penandatanganan kontrak tanggal 18 Juni 2026, masyarakat dapat segera merasakan manfaat nyata dari perbaikan saluran irigasi ini dalam waktu dekat.

​Program yang digulirkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Cidanau-Ciujung-Cidurian ini menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat dapat memberikan dampak ganda: memperbaiki fasilitas pertanian sekaligus menggerakkan ekonomi desa.

Pungksnya (Red)