Dukung Ketahanan Pangan 2026, Bhabinkamtibmas Ciparay Monitoring Pertumbuhan Jagung Hibrida di Lahan non LBS

Bandung || Kilasnusantara.id – Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, Polsek Ciparay Polresta Bandung terus aktif melakukan pendampingan dan monitoring terhadap lahan pertanian yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan tahun 2026.

Pada Sabtu 20 Juni 2026, sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai, Bhabinkamtibmas Desa Babakan Aipda Asep Ransar Ganjar, melaksanakan kegiatan penyemprotan obat agar tidak terkena hama Ulat jagung pipil atau jagung hibrida yang berusia 1 bulan yang ditanam di kelompok tani Madur kencana yang berlokasi di kp Lio Madur RT 04 RW 21, Desa Mekarlaksana Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung.

Kegiatan penyiraman tersebut dilakukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan proses berjalan dengan baik. Lahan yang dimanfaatkan memiliki luas kurang lebih 0,56 Ha dan menjadi salah satu lokasi yang dipersiapkan untuk mendukung program ketahanan pangan tahun 2026.

Dalam pelaksanaannya, Aiptu Alis Sonjaya melakukan penyiraman jagung yang berumur 1bulan, Penyiraman tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas pertanian serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Program pemanfaatan lahan Non LBS untuk penanaman jagung hibrida merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung ketersediaan pangan nasional. Melalui sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, lahan-lahan produktif dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan hasil pertanian.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H, S.I.K, M.H CPHR melalui Kapolsek Ciparay Akp Sugiharto’ Rudi Hartono SH.,MH.menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polsek Ciparay Polresta Bandung dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pendampingan terhadap program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya monitoring dan pemeliharaan secara berkelanjutan, diharapkan tanaman jagung hibrida dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang optimal sehingga mampu berkontribusi terhadap pencapaian target swasembada pangan tahun 2026. Tandasnya

(Humas Polsek ciparay)