Daerah  

Diduga Proyek Pembangunan Rehabilitasi Ruang Kelas SD Negeri 02 Cibodas Kecamatan Solokanjeruk Tidak Sesuai Spek Menjadi Sorotan

Bandung || Kilasnusantara.id – Proyek pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Cibodas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten bandung, Jawa Barat, dalam pengerjaannya diduga bahan-bahan bangunan yang digunakan di proyek tersebut tidak memenuhi standar spesifikasi kualitas dan teknis.

Bantuan pemerintah program revitalisasi satuan Pendidikan tahun 2025. Rehabilitasi ruang kelas dengan jumlah dana bantuan sebesar Rp. 297.038. 516, sumber dana dari APBN tahun anggaran 2025, pelaksana, panitia pembangunan satuan Pendidikan, waktu pelaksanaan, 90 hari kalender.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null;?brp_mask:0;?brp_del_th:null;?brp_del_sen:null;?delta:null;?module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 39;

Pada hari Rabu tanggal 29 Oktober 2025 Tim Investigasi Kilasnusantara.id melakukan investigasi di sebuah sekolah negeri di Kabupaten Bandung, yaitu SD Negeri Cibodas 02 yang disinyalir terjadi dugaan korupsi atau pengerjaan proyek yang tidak sesuai spesifikasi.

Saat Tim menanyakan kepada salah seorang guru yang tidak berkenan disebutkan namanya terkait proyek rehab kelas tersebut,” Untuk pembangunan proyek rehab ruang kelas saya tidak tahu sama sekali, kalau pengen jelas silakan tanya langsung kepada kepala sekolah,” Paparnya

Ketika berada dilokasi proyek tersebut, tim Melihat-lihat ruangan kelas yang sedang tahap pengecoran tiang dan yang lainnya.

Tim Investigasi dilapangan melihat adanya campuran pada besi behel tiang dan slup sebagai penopang bata seharusnya menggunakan besi yang sesuai Spek, dan untuk penggunaan semen pun tidak memenuhi kualitas setandar.

Saat tim menanyakan kepada salahsatu pekerja dilokasi tersebut terkait besi, iapun menjelaskan,”  Untuk besi yang digunakan iya ini besinya di campur, seperti ring balek itu menggunakan besi 16 dan 12 besi 8 itu untuk cincinnya, nah kalau untuk tiangnya ini menggunakan besi 12 dan besi 10 di campur, Ucap pekerja di lokasi.

Pada hari jumat tanggal 31 Oktober 2025, Tim Kembali ke lokasi proyek tersebut dan langsung menemui kepala sekolah untuk silaturahmi dan kebetulan sedang berada di lokasi kepala sekolahnya, dan kepala sekolah pun menyapa, akang dari mana Ormas Media, tim menjawab dari media, kepala sekolah pun langsung menanyakan legalitas, kalau media mana KTA surat Tugas dan surat dari Kemenkumham,  kalau tidak ada gak akan di Terima,” Ucap kepala sekolah SDN 02 Cibodas.

Sebuah ironi atas dunia pendidikan yang membuat masyarakat bertanya-tanya,” apakah ada unsur kesengajaan atau tidak dalam pengerjaan proyek tersebut, padahal anggaran yang digelontorkan negara ratusan jutaan.

Kalaupun tidak disengaja, justru menjadi tanda tanya besar, kenapa tidak ada pengawasan dari dinas terkait, dan pengawasan oleh tenaga ahli terkait kualitas pengerjaan proyek bangunan yang telah diatur dan sesuai RAB.(Deden)