KUTACANE, KilasNusantara.id — Diketahui beberapa hari belakangan ini kabar duka dari salah satu warga Aceh Tenggara (Agara), meningal dunia di Malaysia.
Reni Daniati, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Semadam Baru, Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara.
Jenazah Reni sebelumnya tertahan di Hospital Sungai Buloh, Selangor, lantaran keluarga tak sanggup membayar biaya rumah sakit pasca almarhumah dinyatakan meninggal dunia setelah koma selama dua pekan.
Sebelumnya, pihak keluarga korban telah mengungkapkan bahwa jenazah Reni masih tertahan di rumah sakit karena kendala biaya.
“Benar, jenazah adik saya, atas nama Reni Daniati belum bisa dibawa pulang, karena, belum ada biaya untuk penebusan,” ujar Junita, kakak almarhumah, saat dikonfirmasi wartawan pada Minggu (29/6/2025).
Atas hal tersebut, Bupati Aceh Tenggara, H.M Salim Fakhry, akan menebus biaya rumah sakit sebesar lebih dari Rp 72 juta untuk memulangkan jenazah Reni Daniati, Tenaga Kerja Wanita (TKW).
“Untuk TKW asal Aceh Tenggara yang tertahan di Hospital Sungai Buloh tersebut, sudah kita bantu proses penebusan jenazahnya sebesar 72 juta lebih,” kata Bupati Salim Fakhry kepada wartawan, Senin, (30/6/2025).
H.M Salim Fakhry menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Aceh guna mempercepat proses pemulangan jenazah ke kampung halaman.
“Setelah pelunasan biaya rumah sakit, selanjutnya kami fokus pada pemulangan jenazah ke Aceh Tenggara, semua sedang kami urus bersama Dinsos Aceh,” terangnya.
(Ris/AD)
















