TIM International Community Development UPI Laksanakan Kegiatan Pelatihan E-Collaborative Learning bagi Guru di CLC Kota Kinabalu Malaysia

MALAYSIA, KilasNusantara.id — Tim International Community Development dari Universitas Pendidikan Indonesia sukses melaksanakan kegiatan pelatihan bertajuk E-Collaborative Learning bagi guru di Community Learning Center (CLC) Kota Kinabalu, Malaysia.

Kegiatan ini dilaksanakan secara blended learning, yaitu daring melalui Zoom pada Kamis, 2 April 2026, dan dilanjutkan secara luring pada Kamis, 9 April 2026 bertempat di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Malaysia, selain itu program ini ditindaklanjuti oleh mahasiswa magang Sarjana di SIKK selama satu bulan.

Pelaksanaan kegiatan daring secara resmi dibuka oleh Dr. Dadang Yunus L, M.Pd. selaku Sekretaris Program Studi Pendidikan Masyarakat UPI, Sahyuddin, S.Pd., M.A. TESOL selaku Kepala Sekolah SIKK, serta Dr. Purnomo, M.Pd. sebagai Ketua International Community Development UPI.

Dalam sambutannya, para pimpinan menekankan pentingnya penguatan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi digital dan pendekatan kolaboratif dalam pembelajaran, khususnya bagi pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia di luar negeri.

Kegiatan pelatihan menghadirkan empat narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Dr. Cucu Sukmana, M.Pd. yang membahas Quality Assurance dalam Pendidikan Masyarakat, Dr. Eko Sulistiono, M.Pd. yang mengangkat tema andragogi dalam pelatihan, Dr. Purnomo, M.Pd. yang memaparkan konsep Digital Learning dalam program pendidikan masyarakat, serta Mohamad Hadi Ali Mutamam yang menjelaskan secara teknis penggunaan platform E-Collaborative Learning.

Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri atas guru SIKK dan perwakilan dari 13 CLC di wilayah Sabah–Serawak. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama dalam sesi praktik penggunaan platform digital yang dirancang untuk mendukung kolaborasi, berbagi pengetahuan, serta peningkatan kualitas pembelajaran.

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Program EQUITY yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kontrak No. 4314/B3/ DT 03.08/2025 and No. 352/UN40/HK.00.10/2025).

Melalui program ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan serta penguatan jejaring pembelajaran kolaboratif lintas negara dalam konteks pendidikan nonformal. (Red)