kilasnusantara.id,- SUKABUMI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, bank milik negara ini menyalurkan bantuan lanjutan berupa sembako bagi ratusan pengungsi yang masih bertahan di posko-posko darurat.
Bantuan tahap kedua ini diserahkan pada Selasa (10/3/2026) sebagai kelanjutan dari aksi cepat yang telah dilakukan BRI sejak awal bencana melanda wilayah tersebut. Ribuan paket sembako difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan para penyintas selama masa tanggap darurat yang masih berlangsung.
Pemimpin Cabang BRI BO Cibadak, Rama Praditya Jatiarsha, secara langsung memimpin penyerahan bantuan kepada perwakilan Pemerintah Desa setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi yang mengelola posko pengungsian.
“BRI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana. Bantuan sembako lanjutan ini kami fokuskan untuk memastikan kebutuhan pangan para pengungsi tetap terjaga selama masa tanggap darurat,” ujar Rama Praditya Jatiarsha di lokasi penyerahan bantuan.
Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi menyambut baik konsistensi BRI dalam mendukung penanganan bencana di wilayahnya. Bantuan yang diterima akan segera didistribusikan untuk mendukung operasional dapur umum serta memenuhi kebutuhan konsumsi harian warga.
Hingga saat ini, ratusan warga masih belum dapat kembali ke kediaman mereka karena kondisi tanah yang masih labil dan berpotensi bergerak kembali.
Melalui aksi nyata ini, BRI berharap dapat meringankan beban para korban dan turut mempercepat proses pemulihan sosial ekonomi masyarakat Bantargadung. Bank dengan simbol emiten BBRI ini juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan.
Sebagai informasi, bencana pergerakan tanah yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan puluhan rumah rusak dan memaksa ratusan warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. BRI berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan akan menyalurkan bantuan lanjutan sesuai dengan kebutuhan yang muncul di masa pemulihan nanti.


















