TULANG BAWANG, KilasNusantara.id — Proyek Revitalisasi Salah Satu Program Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung Tahun Anggaran (TA) 2025 kuat dugaan jadi bancakan Pejabat di Dinas Pendidikan Setempat.
Pasalnya, proyek tersebut yang di ketahui sudah 100% selesai itu di duga menjadi ladang untuk mencari keuntungan oleh pejabat di dinas pendidikan Kabupaten Tulang Bawang.
Hal itu di ungkapkan oleh salah satu kepala sekolah yang mendapatkan program revitalisasi TA 2025 kepada awak media dalam beberapa waktu lalu.
Ya kami hanya mengerjakan kontruksinya aja, dari pondasi, lantai dan dindingnya saja. Kalau seperti baja ringan, kusen, jendela plafon dan mubeler itu semua di koordinir oleh pihak dinas. Mereka yang menentukan pengesubnya ujar kepala sekeloh yang mendapatkan revitalisasi.
“Bahkan dari awal pencairan tahap pertama kami sudah di mintai stor 50% dana pembayaran ke pengesub material seperti baja, kusen, jendela, plafon oleh pihak dinas namun kami tolak, tatapi kalau untuk sekolah dasar (SD) rata rata sudah meneyetor ke pihak pengesub material pada pencairan tahap pertama”, imbuhnya.
Lebih lanjut, kami siap menyetorkan dana itu ke pengesub material asal pekerjaan sudah selesai dan terpasang. Jelas sumber membeberkan ceritanya.
Sebenernya berat, namun kami hanya bawahan kalau di tolak permintaan mereka konsekwensinya pasti jabatan kami. Bahkan dari 4 item material itu anggarannya tidak bisa berkurang atau di potong serupiah pun dari nilai yang ada di RABnya perintah pejabat dinas pendidikan, tegasnya.
Sampai berita ini di terbitkan Kepala Dinas Pendidikan Tulang Bawang belum bisa di konfirmasi, team media mencoba menghubungi melalui via Chat WhatsApp, hanya centang satu. Pada minggu malam, 4 Jan 2026.
(Hadi Jaya)



















