Ragam  

Pemkot Cimahi Berharap Pembangunan Underpass Gatot Subroto – Baros Bisa Dilaksanakan Bulan Maret 2026

KOTA CIMAHI, KilasNusantara.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi masih menunggu kabar baik dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait realisasi pembangunan underpass di ruas Jalan Gatot Subroto–Jalan Baros.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, menyampaikan bahwa hingga awal Januari belum ada perkembangan terbaru mengenai tahapan pembangunan proyek tersebut.

“Sampai sekarang belum ada informasi lanjutan dari Pemprov Jabar. Namun, sesuai harapan kami, pembangunan bisa dimulai pada bulan Maret 2026,” terang Kadis PUPR Kota Cimahi, Jumat (9/1/2025).

Meski telah masuk dalam program prioritas Pemprov Jabar tahun 2026, proyek tersebut diharapkan dapat mulai dikerjakan pada Maret mendatang.

Wilman Sugiansyah menjelaskan underpass Gatot Subroto–Baros sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, baik dari sisi anggaran maupun pelaksanaan teknis. Hal itu lantaran ruas jalan yang akan dibangun berstatus sebagai jalan provinsi.

Selanjutnya, Wilman Sugiansyah menuturkan bahwa total anggaran sekitar Rp 100 miliar dan seluruhnya bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Pelaksanaannya nanti dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi.

“Pembangunan underpass ini diperkirakan akan berdampak pada sejumlah bangunan di sekitarnya, termasuk Kantor Pos Cimahi, Gedung Historich yang merupakan bangunan cagar budaya, serta area Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Pussen Armed),” jelas Wilman Sugiansyah.

Kadis PUPR Kota Cimahi memastikan koordinasi awal dengan pihak-pihak terkait telah dilakukan. Pemkot Cimahi, kata dia, telah berkomunikasi dengan TNI Angkatan Darat dan PT Pos Indonesia dan mendapat respons positif.

“Pada prinsipnya semua pihak mendukung pembangunan ini. Ke depan, koordinasi akan terus kami lakukan agar prosesnya berjalan lancar,” jelas Wilman Sugiansyah.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menilai pembangunan underpass menjadi solusi strategis untuk mengatasi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan Gatot Subroto hingga Lapang Kartini, terlebih dengan beroperasinya kereta feeder.

“Volume kendaraan di kawasan itu cukup tinggi. Kehadiran underpass sangat dibutuhkan agar arus lalu lintas lebih lancar,” ujar Ngatiyana.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan Underpass Sriwijaya beberapa tahun lalu menjadi gambaran efektivitas solusi serupa dalam mengurai kemacetan di Kota Cimahi.

(Dedi Irawan)