BEKASI, KilasNusantara.id — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 bakal jadi momen bersejarah yang menggema hingga pelosok negeri. Dengan mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) tak hanya ingin merayakan, tapi juga menggerakkan seluruh elemen bangsa untuk mendukung masa depan anak Indonesia.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, HAN 2025 hadir dengan semangat desentralistik. Tak lagi berpusat di satu lokasi nasional, kini peringatan HAN digelar serentak di ribuan titik.
Kali ini Mentri PPPA ibu Drs,Hj.Arifatul Choiri fauzi M,si giat di SD Dinamika Indonesia kelurahan Ciketingudik Kecamatan Bantargebang, pada hari kamis 17 juli 2025.
Tidak hanya itu dalam rangka kegiatan ini di hadiri begitu banyak pejabat yang hadir.
1.bpk Ismail Hasyim.S,HI
Ketua BAZNAS kota Bekasi
2.bpk Nasrudin Mu’aris.MPd
Selaku kepala sekolah SDN dinamika Indonesia
3.Tornanda Syaifulloh
Deriktur jendral penguatan daya saing produk kelautan dan perikanan(KKP)
4,Titi Eko rahayu.sekertaris kementrian PPPA
5.Dra.Desy Andriani deputi kementrian perlindungan hak perempuan (kemen PPPA)
6.Dr.ir.pribudiarta nur Sitepu M.M
Plt.Deputi perlindungan anak.(kemen PPPA)
7.Dr.Amurwarni Dwi lestariningsih,S.sos.M.hum
Debuti kesetaraan Gender.(kemen PPPA)
8,susanti S.sos.MAP asisten deputi perlindungan anak kondisi khusus (kemen PPPA)
9.Nurul Khakimah.S.AB,.M,Tr.A.p
Kepala biro hubungan masyarakat dan Umum (kemen PPPA)
10.Eka prasetiawati.S,E.MAB
Sekertari debuti bidang perlindungan khusus anak (kemen PPPA)

Saat kami wawancarai, beliau ibu Menteri PPPA mengatakan peringatan HAN 2025 berfokus pada empat aktivitas utama yaitu bermain permainan tradisional, menyanyikan lagu-lagu daerah, menyanyikan lagu-lagu nasional, dan mendengarkan dongeng tentang pahlawan di daerah masing-masing. Ia juga menekankan peringatan HAN harus menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya pemenuhan hak anak sebab anak-anak berhak atas kebahagiaan, perlindungan, pendidikan, dan ruang tumbuh yang aman.
Menteri PPPA menegaskan pemerintah bersama orang tua dan seluruh masyarakat, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Ini termasuk hak untuk bersekolah, mendapatkan layanan kesehatan, dan bermain di lingkungan yang aman dari eksploitasi. Menurutnya, semua kebijakan yang dibuat bertujuan meningkatkan kesadaran kolektif bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama.ujarnya”
Lurah Ciketingudik Usep Sudharma Wijaya SE mengucapkan terimakasih banyak atas kehadiran kementrian PPPA ini di karnakan banyak memotivasi anak anak SD dinamika Indonesia dan Hadir di wilayah kelurahan Ciketingudik sudah menjadi kebanggan saya selaku lurah Ciketingudik atas ku kunjungan kementrian PPPA ini tandasnya kepada awak media.
Saya aseh reporter kilasnusantara.id melaporkan.


















