KUTACANE, KilasNusantara.id – Antusias massa berdatangan hadiri kampaye akbar pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Aceh Tenggara dr. Pandi Sikel – Khairul Abdi (PADI) Nomor Urut 3 pada Pilkada 2024 priode 2024-2029. Rabu (20/11/2024).
Kampaye akbar Paslon Bupati dan wakil Bupati PADI berlangsung digelar di Lapangan Stadion H. Syahadat Kutacane, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) hari ini tanggal 20/11/2024.
Terlihat perkiraan puluh ribuan massa antusias menghadiri kampaye akbar tersebut. Dari berbagai masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara yang turut dalam kampaye akbar Paslon PADI.
Selain itu, dimeriahkan hiburan dalam kampaye akbar yang digelar Paslon PADI juga mengundang artis ibu kota Sulis Kdi, Mera Lida (artis takengon), Masanda star, dan artis lokal Sadikin Patra, Selva Selvi, Ropiah, Santi, serta pembukaan dimeriah Tarian Saman (gayo) dari leuser.
Dengan berslogankan “PADI” Menang…menang…menang, “3” Agara Metuah…Agara Metuah…Menuju Agara Metuah. Adapun Partai pengusung Partai Grindra, Partai Demokrat.
Dalam Orasi Paslon Bupati dan wakil Bupati PADI berharap, “semoga Aceh Tenggara ini menjadi Metuah (berkah), jauh dari marabahaya, dan masyarakat Agara memilih Paslon PADI dan Visi Misi (PADI) semua dapat terwujud hingga siap memimpin Aceh Tenggara ini lebih baik”, ungkap dr. Pandi Sikel didampingi Khairul Abdi.

Adapun visi misi kandidat Paslon Bupati dan wakil Bupati Aceh Tenggara PADI Nomor Urut 3 :
1. Mendirikan fasilitas sekolah kehutanan bertarap internasional di Aceh Tenggara (KETAMBE).
2. Mengembangkan kawasan wisata leuser KETAMBE, sebagai destinasi unggulan wisata penelitian dari seluruh Universitas di Dunia.
3. Menciptakan lapangan pekerjaan dari sektor industri perkebunan, kehutanan, perikanan, peternaan dengan mendirikan perusahaan milik Daerah dari hasil produk pertanian dan perkebunan sebanyak 15.000 tenaga kerja dari keluarga kurang mampu.
4. Meningkatkan harga jual produk pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan demgan mendirikan perusahaan ekspor ke luar Negeri.
5. Membuntuk komunitas multitalenta pengisaha muda Aceh Tenggara dengan bantuan modal 25 jt rupiah, yang dikordinir oleh KADIN Aceh Tenggara.
6. Menciptakan kelompok pemberdaya perempuan melalui kelompok usaha wanita berdaya dengan bantuan modal usaha 50jt/kelompok usaha yang dikordinir oleh DEKRANASDA.
7. Meberikan pelatihan-pelatiham kewirausahaan bersrtifikat internasional pengusaha muda Aceh Tenggara.
8. Meningkatkan APBK lewat Optimalilasi PAD dari sektor perdagangan dan aktivitas ekonomi, mendirikan BUMD, Optimalisasi dana stimulan APBA, Optimalisasi dana stimulan APBN, bantuan hibah luar negeri sektor kehutanan dan investasi dana CSR perusahaan yang bergerak dibidang bahan baku kehutanan untuk meningkatkan TUKIN dan TUNJAB ASN Aceh Tenggara.
(Ris/AD)


















