INDRAMAYU, KilasNusantara.id, Sabtu 8/7/2026. – Semangat membangun pendidikan berkarakter kembali digaungkan di Kabupaten Indramayu. Anggota DPR RI Komisi X, H. Dedi Wahidi, secara resmi membuka Workshop Penyusunan Rencana Kegiatan Pembelajaran Semester (RKPS) bagi para dosen Universitas Darul Ma’arif NU (UDM NU) Kaplongan.
Sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan, ia menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas, tapi juga beriman dan berakhlak. Workshop di Graha Seni Yayasan Darul Ma’arif Karangampel ini diikuti puluhan dosen dari 8 Prodi UDM NU Kaplongan dan para guru di lingkungan yayasan.Kamis, 6 Agustus 2026
Dalam sambutannya, H. Dedi Wahidi menyebut RKPS sebagai ruh dari proses pembelajaran. Menurutnya, kualitas dokumen RKPS akan menentukan kualitas lulusan. “Kalau RKPS-nya bagus, InsyaAllah lulusannya akan berkualitas dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” tegasnya.
Ia juga menekankan visi yayasan tidak hanya mencetak mahasiswa cerdas akademik, tetapi juga yang kuat iman, berakhlak mulia, dan cinta NKRI. “Itu harga mati bagi kita di Yayasan Darul Ma’arif,” ujarnya.
Rektor UDM NU Kaplongan Dr. Tobroni,M.Pd.,M.Si. mendukung penuh arahan tersebut. Ia menyebut RKPS sebagai dokumen wajib dan jantung pembelajaran di perguruan tinggi.
“RKPS bukan sekadar administrasi. Ini komitmen kita memberikan pembelajaran terukur, bermutu, dan berorientasi capaian.
Dosen harus jadi desainer pembelajaran yang hebat,” kata Rektor. Ia juga mendorong integrasi nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah dalam setiap mata kuliah sebagai ciri khas kampus.
Hadir sebagai narasumber, Dr. Lukman, S.T.,M.Hum. Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar-Banten, menyoroti pentingnya metode pembelajaran aktif. Ia menekankan dosen harus mampu melakukan transfer ilmu sekaligus transfer karakter.
“RKPS yang baik adalah yang bisa dijalankan, diukur dan dievaluasi. Jangan sampai bagus di atas kertas tapi tidak menyentuh mahasiswa,” pungkasnya.
Narasumber kedua, Dr. H. Jaja Wisesa,M.Hum. Calon Guru Besar UNSWAGATI Cirebon, memaparkan teknis penyusunan RKPS berbasis OBE.
Ia menekankan pentingnya keselarasan antara CPL Prodi, CPMK, dan Sub-CPMK, serta penyusunan rubrik penilaian agar hasil belajar mahasiswa terukur objektif.
Apresiasi juga datang dari Dr. Masrurih,M.Hum. Ia menilai workshop ini penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kompetensi dosen.
“Dengan RKPS yang sistematis dan berbasis capaian, kita bisa memastikan setiap mata kuliah berdampak pada penguatan hardskill maupun softskill mahasiswa,” ujarnya.
Workshop ini diharapkan menjadi langkah nyata UDM NU Kaplongan di bawah pembinaan H. Dedi Wahidi dalam melahirkan lulusan unggul.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, narasumber, dan jajaran pimpinan yayasan sebagai simbol kebersamaan dan komitmen bersama.




















